• Latest
  • Trending
GHIBAH

GHIBAH

9 Agustus 2023
Ngeri! Pengguna Ilmu Hitam Kini Bisa Dijerat Pidana

Ngeri! Pengguna Ilmu Hitam Kini Bisa Dijerat Pidana

10 April 2026
Dukcapil  Bantah Dugaan Keterlibatan  Kasus Pencurian Kabel di Bandara Jalaludin

Dukcapil Bantah Dugaan Keterlibatan Kasus Pencurian Kabel di Bandara Jalaludin

10 April 2026
Kasus Konten Kreator ZH Penuhi Unsur Pidana, Ini Penjelasan Ahli Hukum Pidana

Kasus Konten Kreator ZH Penuhi Unsur Pidana, Ini Penjelasan Ahli Hukum Pidana

10 April 2026
Pertamina Patra Niaga Sulawesi Borong 6 PROPER Hijau, Bukti Kinerja Ramah Lingkungan

Pertamina Patra Niaga Sulawesi Borong 6 PROPER Hijau, Bukti Kinerja Ramah Lingkungan

9 April 2026
Hadijah Tayeb dan Roni Sampir Diperiksa Kejaksaan, Kasus Apa?

Hadijah Tayeb dan Roni Sampir Diperiksa Kejaksaan, Kasus Apa?

8 April 2026
0 Rupiah! Jelang Tahun Kedua DPRD Tanpa Pokir di Era Sofyan–Tonny

0 Rupiah! Jelang Tahun Kedua DPRD Tanpa Pokir di Era Sofyan–Tonny

7 April 2026
LKPJ 2025 Disampaikan, Bupati Sofyan Puhi Beberkan Capaian Ekonomi Tumbuh 5,35 Persen

LKPJ 2025 Disampaikan, Bupati Sofyan Puhi Beberkan Capaian Ekonomi Tumbuh 5,35 Persen

7 April 2026
Tak Main-Main! MPHD Tindaklanjuti Keputusan Bupati, 5 Camat Diperiksa

Tak Main-Main! MPHD Tindaklanjuti Keputusan Bupati, 5 Camat Diperiksa

6 April 2026
Tambang Ilegal Pasir Putih Picu Protes Petani, Bendungan Rusak dan Air Tercemar

Tambang Ilegal Pasir Putih Picu Protes Petani, Bendungan Rusak dan Air Tercemar

3 April 2026
PENAS 2026 di Depan Mata, Pemkab Gorontalo Genjot Persiapan

PENAS 2026 di Depan Mata, Pemkab Gorontalo Genjot Persiapan

3 April 2026
Tanpa Pandang Bulu, BK Putuskan  Dheninda Chaerunnisa Terbukti Langgar Kode Etik

Tanpa Pandang Bulu, BK Putuskan Dheninda Chaerunnisa Terbukti Langgar Kode Etik

2 April 2026
Fix! 1 April Harga BBM Tak Naik, Pertamina Minta Warga Jangan Panik

Fix! 1 April Harga BBM Tak Naik, Pertamina Minta Warga Jangan Panik

1 April 2026
  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Pedoman & Kode Etik
Tatiye.id
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab. Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Sports
  • Edukasi
No Result
View All Result
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab. Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Sports
  • Edukasi
No Result
View All Result
Tatiye.id
No Result
View All Result
Home Advetorial

GHIBAH

by Isal Buhungo
9 Agustus 2023
in Advetorial
Fory Naway (foto dok).

Oleh:
Prof. Fory Armin Naway
Guru Besar UNG, Ketua ICMI dan Ketua PGRI Kabupaten Gorontalo.

TATIYE.ID (KABGOR) – Dalam pergaulan sehari-hari, istilah ghibah sudah sangat dikenal sebagai sebuah tindakan atau perbuatan tercela dan perbuatan dosa yang sengaja atau tidak sengaja, terkadang banyak diantara kita yang terjebak di dalamnya. Dalam kehidupan bertetangga, di tengah-tengah keluarga sendiri, dengan sesama karyawan atau pegawai dan dalam berbagai komunitas kehidupan di manapun, ghibah menjadi sesuatu yang sering menggejala.

Akibat dan dampak dari ghibah akan menjadi salah satu pemicu terjadinya kerenggangan hubungan dengan sesama manusia, menjadi sumber konflik dan permusuhan, bahkan dapat memicu ketegangan sosial yang tidak konstruktif bagi terwujudnya tatanan kehidupan yang harmoni. Bahkan lebih dari itu, akibat merebaknya ghibah dapat menjadi penyebab seseorang menjadi depresi, kehilangan harga diri, dapat saja mengidap syndrom anti sosial, kehilangan rasa percaya diri dan dampak psikologi lainnya yang sangat tidak kondusif bagi kehidupan seseorang, masa depannya serta harkat dan martabat kemanusiaan.

Di sisi yang lain dan secara kudrati, manusia memiliki dua dimensi yang berbeda, yakni menyandang berbagai kelebihan dan kebaikan, tapi juga memiliki kelemahan-kelemahan atau kekurangan-kekurangan yang sejatinya dapat dimaknai secara bijak, bahwa dengan 2 dimensi kehidupan yang disandang itulah, maka siapapun rasanya, tidak memiliki kapasitas untuk menjustifikasi seseorang dengan predikat yang buruk.

Oleh karena itulah, dalam ajaran Islam, Ghibah termasuk  perilaku yang dilaknat oleh Allah SWT. Hal ini bahkan tercantum dalam Al-Qur’an dan hadis Nabi Muhamad SAW. Allah berfirman dalam Surat An-Nur Ayat 19: “Siapapun gemar menceritakan atau menyebarluaskan kejelekan saudara Muslim kepada orang lain diancam dengan siksa yang pedih di dunia dan di akhirat.” Bahkan dalam Surat Al-Hujurat ayat 12, Allh SWT berfirman “Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan prasangka buruk (kecurigaan), karena sebagian dari prasangka buruk itu dosa. Dan janganlah sebagian kalian mencari-cari keburukan orang dan menggunjing satu sama lain. Adakah seorang di antara kamu yang suka memakan daging saudanya yang sudah mati? Maka tentulah kalian merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.”.

Apalagi jika kemudian muatan materi yang digunjingkan itu, hanyalah sebuah fitnah yang bersifat agitatif, provokatif yang bersumber dari “niat jahat” lainnya untuk menjatuhkan harkat dan martabat seseorang, maka tidak ada ruang bagi siapapun yang memiliki akal sehat dan nurani yang cemerlang untuk masuk apalagi ikut berkomplot masuk ke dalam ranah itu.

Hal itu menjadi sebuah keniscayaan, karena dalam ranah kehidupan yang sesungguhnya tidak dapat dipungkiri, ada-ada saja yang mengidap “penyakit hati”, iri, dengki, dendam, ambisi, serakah, tamak dan sebagainya yang terkadang semua itu harus ia ekspresikan dengan menebar fitnah, menggunjing, menghasut dengan secara massif dan agitatif yang seakan-akan “moheyngo” dalam Bahasa Gorontalo, mengajak orang lain untuk ikut bersamanya agar orang yang menjadi obyek kebenciannya itu jatuh harkat dan martabatnya.

Itulah sebabnya, kebijaksanaan jiwa untuk senantiasa mawas diri dan berhati-hati, merupakan instrumen penting yang terus mengawal serta melekat dalam sanubari setiap kita. Bagaimanapun, dalam prakteknya terkadang banyak juga diantara kita yang secara tidak sadar terbawa arus dan akhirnya masuk dalam “komplotan” yang bisa saja terseret pada “pemufakatan jahat” untuk mendekonstruksi wibawa, harkat dan martabat orang lain.

Disitulah pentingnya ruang kesadaran, tenggang rasa atau perasaan timbal-balik itu dimanifestasikan dalam relung-relung jiwa agar terbebas dari arus yang dapat membawa kita pada perbuatan dosa. Apalagi dalam aspek kehidupan yang berdimensi akherat dimana semua orang akan menuju pada titik itu, bahwa dosa antar sesama manusia hanya bisa diampuni oleh Allah SWT sang Maha Pencipta, jika orang yang “dianiaya” itu telah ridha dan memaafkan.

Oleh karena itu, bagi mereka yang memiliki ruang kesadaran yang tinggi terhadap hal itu, sangat hati-hati dan takut menyakiti atau menganiaya orang lain, baik dalam bentuk fisik maupun psikis. Karena sesungguhnya, memohon ampun kepada Allah SWT sangatlah mudah, karena Allah menyandang “Maha Penyayang dan Maha Pengampun”, sementara manusia karena keterbatasan-keterbatasan yang dimilikinya terkadang memaafkan. Walaupun memaafkan, namun sulit melupakan.

Idealnya, setiap kita fokus dalam bekerja, berusaha dan berkiprah bagi kehidupan diri sendiri dan keluarga serta masa depan yang lebih progresif. Intinya adalah “mengurus diri sendiri jauh lebih baik daripada mengurus orang lain. Ketika membicarakan, ikut nimbrung dan ikut-ikutan membicarakan “keburukan” orang lain, maka lebih baik mengembangkan potensi kebaikan yang kita miliki. Itu jauh lebih baik dan prospektif.

Ketika kita membicarakan keburukan orang lain, apakah kita bebas dan tidak memiliki keburukan?. Ketika menggunjing orang lain, apakah kita bebas dari dosa dan kesalahan? Jangan sampai “kuman di seberang lautan nampak, gajah di pelupuk mata tak tampak”. Monumel akal sehat dengan demikian, menjadi aspek penting yang dapat menjadi fondasi bagi kita untuk mencegah diri terjebak dalam “mengurus kehidupan pribadi orang lain”. Apalagi dalam konteks Gorontalo dalam semua aspek kehidupan, kita masih memiliki banyak agenda mewujudkan kemajuan bersama. Di sisi yang lain, mentalitas “tutuhiya” atau saling menjatuhkan masih saja merebak di daerah ini yang semakin menambah “kompleksitas” Gorontalo.

Artinya, konsentrasi kita, daya pikir dan etos kerja kita sejatinya tertuju pada bagaimana kita bangkit, fokus bekerja untuk mencapai kehidupan yang lebih baik. Hal itu tentu bermula dari individu-individu, kemudian menjelma dalam kehidupan keluarga dan akhirnya terakumulasi secara sosial dalam kehidupan masyarakat Gorontalo secara keseluruhan. Memang rasanya, sulit untuk mengendalikan “cara berpikir” orang lain yang sering khilaf hingga tega menyakiti orang lain, mendzalimi, menganiaya dan turut berkomplot dalam menebar fitnah, menggunjig dan menggibah secara agitatif hanya karena dendam, iri hati dan dengki”. Namun paling tidak, ruang kesadaran kita tetap tertuju pada performance diri, fokus bekerja, mengembangkan kompetensi dan skill sehingga memiliki daya saing dalam dunia nyata, bukan fokus pada “dunia maya”. Semoga (***)

Tags: Fory NawayGorontalo
Share199SendShare

BeritaTerkait

Dukcapil  Bantah Dugaan Keterlibatan  Kasus Pencurian Kabel di Bandara Jalaludin
Advetorial

Dukcapil Bantah Dugaan Keterlibatan Kasus Pencurian Kabel di Bandara Jalaludin

10 April 2026
Pertamina Patra Niaga Sulawesi Borong 6 PROPER Hijau, Bukti Kinerja Ramah Lingkungan
Advetorial

Pertamina Patra Niaga Sulawesi Borong 6 PROPER Hijau, Bukti Kinerja Ramah Lingkungan

9 April 2026
Tambang Ilegal Pasir Putih Picu Protes Petani, Bendungan Rusak dan Air Tercemar
Advetorial

Tambang Ilegal Pasir Putih Picu Protes Petani, Bendungan Rusak dan Air Tercemar

3 April 2026
Fix! 1 April Harga BBM Tak Naik, Pertamina Minta Warga Jangan Panik
Advetorial

Fix! 1 April Harga BBM Tak Naik, Pertamina Minta Warga Jangan Panik

1 April 2026
Ramai Kabar BBM Naik, Pertamina Pastikan Stok Aman dan Harga Belum Berubah
Advetorial

Ramai Kabar BBM Naik, Pertamina Pastikan Stok Aman dan Harga Belum Berubah

1 April 2026
Pertamina Pastikan Stok BBM Enrekang Aman, Antrean Dipicu Lonjakan Arus Balik
Advetorial

Pertamina Pastikan Stok BBM Enrekang Aman, Antrean Dipicu Lonjakan Arus Balik

31 Maret 2026

Komentar DonkBatalkan balasan

Trending

Dukcapil  Bantah Dugaan Keterlibatan  Kasus Pencurian Kabel di Bandara Jalaludin
Advetorial

Dukcapil Bantah Dugaan Keterlibatan Kasus Pencurian Kabel di Bandara Jalaludin

by Isal Buhungo
10 April 2026
0

TATIYE.ID (KABGOR) - Kasus pencurian kabel di bandara jalaludin Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, menyeret dua tersangka, salah satunya masih berstatus...

Ngeri! Pengguna Ilmu Hitam Kini Bisa Dijerat Pidana

Ngeri! Pengguna Ilmu Hitam Kini Bisa Dijerat Pidana

10 April 2026
Kasus Konten Kreator ZH Penuhi Unsur Pidana, Ini Penjelasan Ahli Hukum Pidana

Kasus Konten Kreator ZH Penuhi Unsur Pidana, Ini Penjelasan Ahli Hukum Pidana

10 April 2026
Tak Main-Main! MPHD Tindaklanjuti Keputusan Bupati, 5 Camat Diperiksa

Tak Main-Main! MPHD Tindaklanjuti Keputusan Bupati, 5 Camat Diperiksa

6 April 2026
Viral! Beredar Video Tak Senonoh Dua Pelajar Pasangan Gay

Viral! Beredar Video Tak Senonoh Dua Pelajar Pasangan Gay

21 April 2025
Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 H di Bone Bolango

Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 H di Bone Bolango

15 September 2024

Wabup Amin Ungkap Jejak Sejarah Kecamatan Paguat

29 Januari 2020

Terbaru

Ngeri! Pengguna Ilmu Hitam Kini Bisa Dijerat Pidana

Ngeri! Pengguna Ilmu Hitam Kini Bisa Dijerat Pidana

10 April 2026
Dukcapil  Bantah Dugaan Keterlibatan  Kasus Pencurian Kabel di Bandara Jalaludin

Dukcapil Bantah Dugaan Keterlibatan Kasus Pencurian Kabel di Bandara Jalaludin

10 April 2026
Kasus Konten Kreator ZH Penuhi Unsur Pidana, Ini Penjelasan Ahli Hukum Pidana

Kasus Konten Kreator ZH Penuhi Unsur Pidana, Ini Penjelasan Ahli Hukum Pidana

10 April 2026
Pertamina Patra Niaga Sulawesi Borong 6 PROPER Hijau, Bukti Kinerja Ramah Lingkungan

Pertamina Patra Niaga Sulawesi Borong 6 PROPER Hijau, Bukti Kinerja Ramah Lingkungan

9 April 2026
Hadijah Tayeb dan Roni Sampir Diperiksa Kejaksaan, Kasus Apa?

Hadijah Tayeb dan Roni Sampir Diperiksa Kejaksaan, Kasus Apa?

8 April 2026

Populer

  • Tak Main-Main! MPHD Tindaklanjuti Keputusan Bupati, 5 Camat Diperiksa

    Tak Main-Main! MPHD Tindaklanjuti Keputusan Bupati, 5 Camat Diperiksa

    676 shares
    Share 270 Tweet 169
  • Dukcapil Bantah Dugaan Keterlibatan Kasus Pencurian Kabel di Bandara Jalaludin

    541 shares
    Share 216 Tweet 135
  • Hadijah Tayeb dan Roni Sampir Diperiksa Kejaksaan, Kasus Apa?

    538 shares
    Share 215 Tweet 135
  • 0 Rupiah! Jelang Tahun Kedua DPRD Tanpa Pokir di Era Sofyan–Tonny

    531 shares
    Share 212 Tweet 133
  • Ngeri! Pengguna Ilmu Hitam Kini Bisa Dijerat Pidana

    525 shares
    Share 210 Tweet 131
  • Kasus Konten Kreator ZH Penuhi Unsur Pidana, Ini Penjelasan Ahli Hukum Pidana

    515 shares
    Share 206 Tweet 129
  • Viral! Beredar Video Tak Senonoh Dua Pelajar Pasangan Gay

    929 shares
    Share 372 Tweet 232
  • Tambang Ilegal Pasir Putih Picu Protes Petani, Bendungan Rusak dan Air Tercemar

    507 shares
    Share 203 Tweet 127
  • Sarifa Ungkap Alasan Tak ke Rumah Dinas Bupati: “Langkah Kaki Terasa Berat, Hasilnya Juga Akan Sama Saja”

    678 shares
    Share 271 Tweet 170
  • Setelah LKPI, CER Indonesia Juga Prediksi TU-MT Menangi Pilgub Gorontalo

    683 shares
    Share 273 Tweet 171
Tatiye.id

© 2024 Tatiye.id - Inspirasi Untuk Kemajuan.

Navigate Site

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Pedoman & Kode Etik

Follow Us

No Result
View All Result
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab. Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Sports
  • Edukasi

© 2024 Tatiye.id - Inspirasi Untuk Kemajuan.