TATIYE.ID (SPORT) – Hasil test fisik tahap tiga yang dilakukan akhir pekan kemarin kepada para atlet Gorontalo yang akan dipersiapkan mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 di Papua hasilnya tidak merata.
Tercatat, sekitar 40 persen atlet yang mengalami peningkatan kondisi fisik, kemudian 30 persen mengalami penurunan kondisi fisik dan 30 persen lagi kondisi fisik serta staminanya dalam posisi konstan. Namun meski demikian tim sukses (Timses) kontingen PON Provinsi Gorontalo cukup mengapresiasi semangat semua atlet-atlet Gorontalo.
“Dari hasil test kemarin ada sekitar 40 persen atlet yang mengalami peningkatan kondisi fisiknya, sedangkan masing-masing 30 persen mengalami penurunan dan konstan kondisi fisik atlet-atlet kita,” ujar Ucok Hasian Rafiater, kepada tatiye.id.
Lebih lanjut Ucok Hasian Rafiater menambahkan, disisa waktu yang ada diharapkan para pelatih untuk tetap memberikan porsi latihan yang tepat sebelum masuk pada fase persiapan khusus dan pra kompetisi.
“Sekarang kita masih pada periode persiapan umum, jadi porsi latihan fisik itu hanya 70 % dan teknik 30 %. Dengan jadwal latihan ideal yakni aerob 3 kali dalam seminggu, yang terbagi dalam latihan Aerob cardio dan aerob muscle. Selain itu tetap memperhatikan dan mempermantap strength dengan beban dalam dan beban luar,” jelas Ucok.
Ditambahkan Ucok, setiap atlet juga wajib memperhatikan target akhir pada persiapan ini adalah PON XX yakni pada bulan Oktober minggu pertama dan kedua.
“Lari intrnsitas sedang minimal 30 menit setiap sesi latihan, kemudian circuit training, interval intensif dan ekstensif training serta speed play harus dipahami semua atlet. Karena target akhir persiapan umum ini setiap cabor harus sudah masuk pada syarat VO2 max baik yang diaplikasikan dalam latihan beban tiga kali seminggu untuk mendapatkan Goal seeting pada Oktober Minggu 1-2 tahun 2021,” tambahnya. (*)















