TATIYE.ID (KABGOR) – Sistem Pasar Rakyat Digital (SiPARDI) menjadi senjata Kadis Infokom Kabupaten Gorontalo Haris Tome pada ujian PIM II yang berlangsung virtual melalui aplikasi Zoom Meeting, Rabu (5/8/2020).
Terobosan Haris Tome ini terinspirasi bagaimana memanfaatkan sumber daya manusia di era pandemi, guna mencegah menurunya aktivitas ekonomi di masyarakat. Dengan memanfaatkan era digtalisasi saat ini, Haris Tome mengambil bagian guna dapat berperan penting dalam menangani penyebaran virus covid19, terkait dengan penurunan aktivitas ekonomi di masyarakat.
Hak ini diungkapkan Haris Tome di sela-sela ujian PIM II yang di laksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting. Dimana Haris memaparkan hasil proper tentang Pengembangan Ekonomi Digital Dalam Upaya Penanganan Penurunan Aktivitas Ekonomi Daerah Akibat Pandemic Covid 19 di Kabupaten Gorontalo.
“Aplikasi ini diterapkan guna mengurangi kerumunan masyarakat untuk melakukan transaksi jual beli, khususnya bahan pokok sehari-hari, yang nantinya dapat memutus mata rantai virus covid 19 di Kabupaten Gorontalo,” kata Haris Tome.
“Dengan Penggunaan aplikasi Sipardi tak hanya memudahkan masyarakat dalam mendapatkan kebutuhan juga dapat membantu pelaku UMKM dalam mempromosikan barangnya dagangannya,” lanjutnya.
Selain telah berkoordinas dengan Perindag dan bekerja sama dengan BRI, tak lupa Haris Tome telah mengandeng pengusaha-pengusaha serta pelaku UMKM yang ada di Kabupaten Gorontalo, guna mendorong kemajuan perekonomian yang menurun akibat pandemi covid-19.
Sementara itu, dalam kesempatan tersebut Hadijah U. Tayeb selaku mentor, memberikan apresiasi terhadap capaian atas peran pentingnya dalam memajukan ekonomi digital di Kabupaten Gorontalo.
Selanjutnya Hadijah U. Tayeb menghimbau agar kiranya aplikasi dapat di kembangkan lagi serta dapat membantu masyarakat khususnya masyarakat yang ada di kabupaten gorontalo.
“mudah-mudahan aplikasi ini dapat di kembangkan terus dan akan sangat bermanfaat bagi warga masyarakat yang ada di kabupaten gorontalo” harapnya.
Taklupa Hadijah U. Tayeb menghimbau agar kiranya masyarakat dapat berbelanja bahan pokok lebih aman dan terhidar dari virus covid 19 tanpa perlu lagi untuk ke pasar.
“semoga ini dapat berkembang lebih luas lagi, maka kita tidak perlu ke mana-mana untuk mencari bahan pokok, karena kita membatasi dulu pertemuan apapun,” pungkasnya. (*)

















