
TATIYE.ID (DEPROV) – Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Thomas Mopili melaksanakan reses masa persidangan kedua Tahun Sidang 2025–2026 di Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara, Kamis (5/2/2026). Reses ini menjadi wadah penyerapan aspirasi masyarakat terkait infrastruktur, kebencanaan, dan pelayanan publik dasar.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Gorontalo Utara, Nurjannah Jusuf, serta Sekretaris Camat Kwandang, sebagai bentuk sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam merespons kebutuhan masyarakat.
Dalam dialog bersama warga, khususnya masyarakat Desa Moluo, sejumlah persoalan krusial disampaikan. Di antaranya lanjutan pembangunan drainase di Jalan Bypass yang masih tersisa sekitar 200 meter, kondisi tanggul Sungai Moluo yang hampir roboh, serta hilangnya pintu air di Desa Moluo yang berpotensi memicu banjir.
Warga juga mengusulkan pembangunan sistem drainase di ruas Jalan Nasional Desa Moluo yang kerap menjadi titik rawan banjir, perbaikan fasilitas MCK di Pasar Baru yang sudah rusak, serta bantuan STB TV digital guna mendukung akses informasi masyarakat Kwandang.
Menanggapi hal tersebut, Thomas Mopili menegaskan komitmennya untuk mengawal seluruh aspirasi agar dapat diakomodir melalui mekanisme perencanaan dan penganggaran pemerintah. Ia menyebutkan, untuk MCK Pasar Baru akan segera dicarikan solusi agar dapat ditangani dalam waktu dekat.
Sementara untuk tanggul Sungai Moluo serta drainase Jalan Bypass dan Jalan Nasional yang menjadi kewenangan pemerintah pusat, Thomas menyatakan akan berkoordinasi dengan pihak terkait dan mendorong pemerintah desa menyiapkan proposal resmi.
“Kelengkapan administrasi dan koordinasi menjadi kunci percepatan penanganan. DPRD Provinsi siap mengawal usulan masyarakat hingga ke tingkat pusat,” tegasnya.

















