TATIYE.ID (GORONTALO) – Jumlah kasus positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Gorontalo menembus angka 100. Hal itu sebagaimana dikabarkan oleh Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Gorontalo hari ini, Selasa (2/6/2020). Dimana ada 14 orang Gorontalo yang terkonfirmasi positif covid-19 dengan total jumlah kasus sebanyak 108 orang.
Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Gorontalo, dr.Triyanto Bialangi menjelaskan, pihaknya kembali menerima hasil pemeriksaan spesimen dari Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Gorontalo.
“Jumlah spesimen yang kami terima sebanyak 65 spesimen. Dari jumlah tersebut, sebanyak 45 spesimen dinyatakan negatif. Rincian tiga di antaranya sembuh. Kemudian sebanyak 16 spesimen dinyatakan positif, dengan rincian 2 pasien lama dan 14 pasien baru. Dari ke 14 pasien tersebut 3 diantaranya telah meninggal dunia,” ungkap dr. Triyanto.
14 Pasien yang Positif Covid-19 yakni, Pasien 95 (MAR), Laki-laki, 30 tahun, alamat Desa Buntulia Barat, Duhiadaa, Pohuwato . Pasien 95 merupakan tenaga kesehatan dengan hasil skrining rapid tes reaktif. Keadaan umum baik, dan persiapan rujukan ke RSUD Bumi Panua.
Pasien 96 (SPP), Laki-laki, 13 tahun, alamat Kelurahan Moodu, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo . Pasien 96 merupakan pengembangan tracking kontak pasien 65 inisial YL.
Pasien 97 (AIU), Perempuan, 53 tahun, alamat Desa Bulota, Kecamatan Telaga Jaya, Kabupaten Gorontalo. Pasien 97 masuk RSAS pada 30 Mei 2020, dan pasien mempunyai penyakit bawaan. Pasien meninggal dunia 30 Mei 2020 pukul 10.00 WITA. Hasil swab pada 2 Juni, PCR-nya positif.
Pasien 98 (EP), perempuan, 52 tahun, alamat Desa Bua, Kecamatan Batuda, Kabupaten Gorontalo. Pasien 98 masuk rumah sakit 29 Mei 2020, dengan penyakit bawaan. Pasien 98 ini meninggal dunia pada 30 Mei 2020 pukul 03.10 WITA. Hasil swab 2 Juni, PCRnya positif.
Pasien 99 (AE), perempuan, 25 tahun, alamat Hutokalo, Kecamatan Sumalata, Kabupaten Gorontalo. Pasien 99 pernah melahirkan dengan operasi cesar. Saat ini keadaan umum baik.
Pasien 100 (NI), Laki-laki, 59 tahun, alamat Bongomime, Kecamatan Tilongkabila, Bone Boalngo . Pasien 100 masuk RSAS pada 29 Mei dengan keluhan sesak napas. Hasil swab pada 2 Juni 2020 dinyatakan PCR-nya positif. Pasien dirawat dengan terpasang oksigen
Pasien 101 (SM), Laki-laki , 52 tahun, alamat Desa Padengo, Kecamatan Kabila, Bone Bolango. Pasien 101 pernah dirawat di RSAS dengan penyakit bawaan. Pasien persiapan dirujuk ke RSAS.
Pasien 102 (AKB), Laki-laki, 67 tahun, alamat Desa Diloato, Kecamatan Paguyaman, Boalemo. Pasien 102 masuk RSAS 29 Mei 2020 dengan penyakit bawaan. Pasien meninggal pada 2 Juni pukul 08.30 WITA.
Pasien 103 (RB), Laki-laki, 67 tahun, alamat Kelurahan Dembe I, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo. Pasien 103 masuk Rumah Sakit pada 28 Mei 2020 dengan penyakit bawaan. Hasil swab dengan PCR positif, dengan keadaan umum baik.
Pasien 104 (MM), perempuan, 27 tahun, alamat Desa Mohungo, Kecamatan Tilamuta, Boalemo. Pasien 104 masuk RSAS pada 28 Mei dengan rapid tes reaktif. Hasil swab hari ini dinyatakan positif. Keadaan umum baik.
Pasien 105 (NJL), perempuan, 25 tahun, alamat Desa Poowo Barat, Kecamatan Kabila, Bone Bolango. Pasien 105 merupakan tenaga kesehatan. Hasil swab positifnya pada 2 Juni 2020 dengan PCR Positif. Keadaan umum baik.
Pasien 106 (SMU), perempuan, 26 tahun, alamat Kelurahan Tinelo, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo. Pasien 106 merupakan tenaga kesehatan.
Pasien 107 (AE) , Laki-laki , masih berumur 6 hari, alamat Desa Hutokalo, Kecamatan Sumalata, Kabupaten Gorontalo. Pasien 106 merupakan bayi pasien 99.
Pasien 108 (ROS), perempuan, masih berumur 6 hari, alamat Kelurahan Ipilo, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo. Pasien 106 merupakan bayi dari ibu yang rapid tesnya reaktif. (*)















