Tatiye.id (Pohuwato) – KPU Pohuwato terus laksanakan tahapan pencocokan dan penelitian data pemilih /COKLIT yang dimulai sejak 15 juli lalu, hingga 13 Agustus 2020 mendatang. Selasa (04/08).
Hal ini sesuai jadwal PKPU nomor 5 tahun 2020 tentang perubahan ketiga atas PKPU nomor 15 tahun 2019 tentang tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota tahun 2020.
Memasuki hari ke 20, progres coklit sudah hampir rampung meskipun ada beberapa kendala yang dialami dilapangan, diantaranya ada penduduk yang belum bisa ditemui, ada juga sebagian penduduk yang sudah pindah ke luar Daerah namun data kependudukannya masih tercatat sebagai warga Kabupaten Pohuwato.
Ada sembilan kategori dari tugas PPDP tersebut yaitu (pemilih meninggal, pemilih ganda, pemilih dibawah umur, pemilih pindah domisili, pemilih tidak dikenal, TNI, POLRI, hak pemilih dicabut, pemilih bukan penduduk ). Kemudian mencatat pemilih yang belum masuk kedalam daftar pemilih, dan memperbaiki elemen data pemilih yang berbeda antara A.KWK (daftar pemilih) dengan identitas pemilih.
Coklit oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) dilakukan dengan berpedoman pada PKPU 19 tahun 2020 atau buku panduan PPDP yang sudah disiapkan oleh KPU kabupaten Pohuwato dan didistribusikan kepada PPDP melalui PPK (Penitia Pemilihan Kecamatan), dan PPS (Panitia Pemungutan Suara).
Ketua KPU Pohuwato Rinto Ali, Komisioner KPU Pohuwato Divisi Data dan informasi, Firman Ikhwan bersama tim data sebelumnya telah melakukan monitoring langsung ke beberapa Kecamatan, untuk memastikan tahapan yang dilakukan PPDP itu sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Monitoring ini juga sekaligus memastikan kevalidan data pemilih dan pencocokan data kependudukan yang sudah dicoklit (terdaftar) sebagai pemilih di Pilkada Pohuwato 2020 pada Rabu 09 Desember nanti, progres beserta kendala yang dialami petugas dilapangan.
“Selain untuk memoynitoring hal teknis, tentu data pemilih ini harus valid karena merupakan kunci dalam sebuah pemilihan Kepala Daerah, itulah mengapa penting dalam tahapan COKLIT ini” jelas Rinto
Sementara itu, komisioner divisi Data & Informasi Firman Ikhwan mengatakan, Coklit ini sudah berlangsung selama 20 hari di 104 Desa/Kelurahan yang tersebar di Kecamatan-Kecamatan yang ada di Pohuwato
“Ada 8 Kecamatan yang telah selesai 100 persen pelaksanaannya, yaitu kecamatan Popayato, Dengilo, Popayato Barat, Patilanggio, Wanggarasi, Popayato Timur, Duhiadaa dan Lemito, namun sebagian lagi masih ada beberapa desa yang belum rampung. Saat ini sudah ada 102.247 total pemilih dari jumlah 103.236 yang sudah didata” jelas Firman.
Setiap PPDP melakukan coklit di satu TPS. Sudah ada sekitar 275 PPDP yang telah menyelesaikan tugas, sisanya sekitar 23 PPDP yang sementara menjalankan kewajiban mereka. Bahkan, ada PPDP di beberapa kecamatan yang berhasil menyelesaikan pekerjaan hanya dalam waktu lima hari saja.
“Patut di apresiasi atas kerja PPDP yang bisa menuntaskan coklit dalam waktu singkat, Prestasi tersebut menegasikan kesungguhan, kerja keras dan usaha. Capaian yang pantas dibanggakan,†ujarnya.
Firman selaku koordinator Tim Datin optomis pelaksanaan coklit di lapangan oleh PPDP akan tuntas dan capai target sebelum 8 Agustus nanti.
“Kita (KPU) pacu pelaksanaan coklit dan kami targetkan Coklit tuntas sebelum pelaksanaan verfak perbaikan 8 agustus nanti, agar beban kerja teman-teman PPS lebih ringan dan bisa fokus pada satu kegiatan saja, mengingat data yang akan di verfak juga tidak dalam jumlah yang sedikit†tambahnya.
Firman menegaskan agar para petugas yang sedang mendata di lapangan bisa memastikan seluruh masyarakat ini terangkum dengan rapi sesuai dengan DPT. Sehingga masyarakat pun dapat menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada nanti.
















