TATIYE ID ( BOALEMO) – Banjir melanda dusun I Desa Tapadaa Kecamatan Botumoito, Minggu (02/08) sekitar pukul 15 : 00 wita. Banjir ini membuat sebagian rumah warga teregenang air.
Situasi banjir bandang terjadi Desa Tapadaa, membuat masyarakat setempat merasa bingung dan panik karena air deras masuk ke dalam rumah mereka.
Banjir terjadi secara tiba-tiba sehingga warga sempat panik dan berupaya menyelamatkan diri karena kondisi rumah mereka sudah digenangi air.
Salah seorang warga, Silvi Botutihe bersama keluarganya mengaku terpaksa harus mengungsi ke mesjid menyelamatkan diri, tanpa membawa apa apa kecuali baju di badan.
Menurut pantauan awak tatiye.id, puluhan rumah Desa Tapadaa tergenang air, sebagian warga mengungsi ke Masjid dan lainnya menyelamatkan diri ke kantor Desa setempat.
Tak hanya rumah warga yang terendam, air juga sampai naik ke atas jalan trans hingga membuat puluhan pengendara kendaraan roda dua dan pengemudi mini bus terpaksa tidak dapat melanjutkan perjalanannya.
Sayangnya meskipun begitu, masih ada pemgemudi mini bus nekat melintas, hingga tak sedikit kendaraan mogok karena mesinnya mati terendam air.
Untuk menghindari kemacetan mobil yang moggok terpaksa harus didorong warga menuju tempat yang aman.
Di perkirakan banjir tersebut setinggi hampir satu meter dari permukaan jalan atau melebihi tingginya lutut orang dewasa.
Pada peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, namun dipastikan warga mengalami kerugian material yang tidak sedikit.
Sekdakab Boalemo, Yakob Musa, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Boalemo, Ulkia Kiu, Kadis Kesehatan Sutriani Lumola dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Boalemo, langsung meninjau lokasi banjir tersebut dengan membawa sejumlah logistik berupa mie instan, beras dan air mineral. (*)
Pewarta : Lily
















