
TATIYE.ID (GORONTALO) – Guna memperketat penegakan protokol kesehatan di pasar tradisional, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie bersama Wali Kota Gorontalo Marten Taha melakukan inspeksi di Pasar Moodu, Kota Gorontalo, Senin (2/8/2021).
Dikesempatan itu, Gubernur Rusli sempatkan berbincang dengan sejumlah pedagang pasar. Ia berpesan untuk tetap menggunakan masker. Petugas juga turut membagikan masker bagi penjual dan pembeli yang tidak menggunakan masker.
“Hari ini kita turun ke pasar, kenapa pasar? Karena Pasar salah satu area yang tidak bisa ditutup harus terbuka untuk jual beli. Kita perketat prokesnya. Silahkan jualan dan beli tapi prokesnya harus jalan,” ucap Rusli.
Rusli berharap masyarakat memahami maksud dari perhatian dan ketegasan pemerintah memperketat protokol kesehatan. Menurutnya, ini semua bagian dari upaya melindungi warga terpapar covid-19.
Ia mengungkapkan, kondisi penyebaran covid-19 khususnya di Kota Gorontalo saat ini sudah sangat mengkhawatirkan. Semua rumah sakit hampir penuh, oleh karena itu butuh kesadaran dan kepedulian bersama.
“Komitmen kita kompak, forkopimda provinsi, kabupaten sampe kecamatan dan desa. Semua harus kerjasama dan kompak. Tujuannya satu bagaimana mencegah covid-19,” imbuhnya.
Rusli bahkan berjanji akan memantau semua pasar mingguan di kabupaten/kota. Ia berharap pemerintah setempat sudah membentuk posko untuk sosialisasi, pemantauan termasuk melakukan Rapid Antigen dan vaksinasi di posko tersebut.
Selain didampingi Wali Kota Marten, Gubernur Rusli juga turut didampingi oleh Kapolda Gorontalo Irjenpol Akhamd Wiyagus, Danrem 133 Brigjen TNI Bagus Antonov Hardito, Ketua Pengadilan Tinggi, Wakil Wali Kota serta camat dan lurah setempat. (Adv)





















