TATIYE.ID (KABGOR) – Bupati Nelson apresiasi pengolola pasar Kayubulan Limboto, dimana kesadaran pembeli dan penjual di era Norma Perilaku (NP) Baru, Sudah 95 persen dilakukan.
“Jadi untuk pasar Kayubulan Limboto sudah baik, dimana kesadaran penjual dan pembeli sudah 95 persen dalam masa Norma Perilaku (NP) baru, dimana kesedaran penjual untuk memakai masker sudah sangat terlihat,” ujar Nelson kepada awak media saat melakukan evaluasi di pasar Kayubulan Limboto, Sabtu (25/07/2020).
Memang masih ada beberapa yang kurang, seperti tempat cuci tangan, penataan jalan, serta parkiran bentor yang belum patuh pada aturan.
“Saya melihat di dalam itu jalan sudah menjadi tempat jualan dan itu memicu kerumunan, dan bentor kalau bisa jangan masuk ke dalam pasar itu menjadi tugas perhubungan, dan saya meminta kedepan sudah ada tim pemantau yang melibatkan TNI/Polri, satpol dan pengelola dan itu akan saya pantau kembali,” tandas Nelson.
Sementara itu kepala pengelola pasar Adam Kasim, saat diwawancarai oleh tatiye.id mengatakan.
“jadi kesadaran pembeli dan penjual untuk menggunakan masker, tidak lain dari bentuk sosialisasi yang kami lakukan untuk masa Norma Baru (NP), walaupun sudah 95 persen kesdaran penjual dan pembeli, kami tidak berpuas hati, insyaahallah pasar minggu depan kami akan membagikan masker pada penjual dan pembeli yang belum memakai masker,” ujar Adam.
Adam pun mengatakan, untuk beberapa kekurangan yang disampaikan oleh pak bupati, itu akan segera kami perbaiki dalam waktu dekat ini. (*)
















