Tatiye.id (Pohuwato) – Plt. Kepala Dinas PMD Pohuwato, Hamka Nento yang juga merupakan ketua tim dari Pemda Pohuwato dalam penyelesaian polemik yang terjadi antara Kepala Desa Botubilotahu dan BPD berharap ada solusi terbaik kedepannya. Senin (03/07).
Hal tersebut di ungkapkan Hamka seusai mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Pohuwato, Kades Botubilotahu, BPD, serta perwakilan masyarakat.
“Semua merujuk ke hasil rapat DPRD, sementara masih menunggu hasilnya, tapi saya berharap bila tidak ada intervensi lain lagi Insyallah polemik ini bisa segera mendapat solusi dan selesai”ujar Hamka.
Hamka juga mengungkapkan bahwa memang Pemda telah membentuk tim khusus terkait masalah di Desa Botubilotahu, namun hingga kini tim itu belum melaksanakan tugasnya karena beberapa alasan.
“Ya, tim ini selain masih masih akan mendengarkan hasil rapat dengar pendapat (RDP) yang digelar DPRD Pohuwato bersama masyarakat Botubilotahu pada hari ini” singkat Hamka.
Hamka juga mengungkapkan bahwa tim dari Pemda sendiri terus berkoordinasi dengan Bupati maupun Inspektorat Daerah soal hal ini, yang diyakini akan menempuh jalur damai dari kedua belah pihak.
“Semoga semuanya mengarah ke jalur damai untuk penonaktifan saya masih menunggu hasil rapat ini dan hasil ini kita laporkan ke beliau (Bupati). Untuk tudingan, temuan dan lain sebagainya semua kita serahkan ke Inspektur karena wewenang beliau” pungkasnya.
Sebelumnya, masyarakat Botubilotahu telah melakukan aksi demonstrasi di hadapan Bupati Pohuwato, Syarif Mbuinga beberapa waktu lalu dengan tuntutan segera memberhentikan Kepala Desa yang diduga itu telah melakukan pelanggaran hukum terkait program penerangan jalan umum (PJU) pada tahun 2019.
















