TATIYE.ID (GORUT) – Meski baru kemarin sempat diisukan melaksanakan Pesta Minuman keras (Miras) di salah satu Media Online. Pihak Musisi Seniman Gorontalo Chapter Gorontalo Utara terus memperlihatkan progresnya terhadap Pemerintah Daerah.
Hal ini dibuktikan dengan adanya Dukungan tiga Anggota Legislatif (Aleg) Gorut asal PDIP Herson Hadi, Rahmat Rahman dan Sian Woloks.
Menurut ketiga Kader Moncong Putih ini bahwa keberadaan MSG di Gorontalo Utara harus diapresiasi, Sebab wadah ini nantinya akan menjadi bagian penting untuk mengangkat nama baik Gorontalo Utara khususnya di bidang Seni dan Permusikan secara Nasional, Bahkan jika perlu harus tembus internasional.
” Sehingga Pemerintah tidak harus kesulitan mencari mitra Kerja untuk program program Seni yg berkaitan dengan peningkatan kepariwisataan di Daerah ini,” Kata Herson hadi Aleg Dapil Anggrek Monano.
Dalam hal yang sama diungkapkan Rahmat rahman saat bertandang di Sekretariat MSG Chapter Gorut, Kamis (29/7/2020). Menurutnya selain wadah ini dinahkodai oleh salah satu Anggota DPR senior, MSG Gorut pun sudah melahirkan beberapa Karya serta Kontribusi terhadap Daerah ini.
“Kami berharap, Program dan Event yang menjadi agenda rutin Pemerintah seperti Hari Ulang Tahun Kabupaten dan sebagiannya, bisa di kerja samakan dengan organisasi ini. apalagi soal administrasi persyaratannya sudah lengkap,” ungkap rahmat.
Sementara itu Ketua MSG Chapter Gorut Lukum Diko menuturkan seiring dengan hadirnya Nama Sekretaris Daerah bapak Ridwan Yasin di Jajaran pembina organisasi ini, maka pihaknya dalam waktu dekat akan melengkapi legalitas organisasi ini di menkumham.
“Iya benar, dalam waktu dekat SK Menkumham akan kami kantongi, sambil sementara waktu kami memenuhi persyaratan dari pejabat pembuat akta,” tegasnya.
ketika ditanyai tentang soal Miras, juru bicara MSG Chapter Gorut Arif Nusa mengungkapkan, bahwa isyu itu tidak benar. “Kami menerima kunci sekret yg diserahkan pak Sekda didampingi Pak Kadis pariwisata baru selasa sore kemarin, sedangkan dus berisikan botol miras itu memang sudah ada, dan kemudian dimainkan seolah itu milik anak-anak MSG saat melakukan pengecekan Aliran Listrik pada malamnya,” jelas Arip.
Ia menegaskan, isyu itu sengaja dimainkan hanya untuk menjatuhkan citra MSG Chapter Gorut. “Tidak masalah bagi kami, sebab ini akan menjadi motivasi kami untuk terus berkarya demi Daerah tercinta,” tutupnya. (*)
















