TATIYE.ID (DEPROV) – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT. Gorontalo Fitrah Mandiri yang kondisinya saat ini diduga sudah tidak berjalan maksimal, disarankan untuk segera untuk ditutup. Pasalnya, jika pemerintah daerah masih ingin mempertahankan, maka harus ada pembaharuan, seperti dibuatkan sub bidang masing-masing jenus usaha.
Sulyanto Pateda, anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Gorontalo, dalam rapat bersama TAPD Provinsi mengungkapkan program kerja BUMD PT. Gorontalo Fitrah Mandiri sudah hampir tidak jalan lagi.
“Tadi juga terungkap, BUMD ini hampir tidak ada, jadi aset yang sekarang itu, lebih hari lebih menyusut, tidak ada kegiatan apa-apa, kalau saya tangkap penjelasan dari TAPD pak Sekda, jadi memang tidak ada kegiatan apa-apa,†ungkap Sulyanto saat diwawancara oleh awak media usai mengikuti rapat Banggar bersama TAPD, Senin (29/06/2020).
“Makanya tadi disarankan untuk segera ditutup, Kalaupun mau dibuat yang baru, yah kayak tadi, dipisah sesuai bidang yang dikerjakan, misalnya untuk pertanian, untuk perumahan ada bidangnya masing-masing,†tambahnya. (*)














