TATIYE.ID (POHUWATO) – Dihadapan peserta Musrenbang di aula kantor camat Paguat, Wakil Bupati Amin Haras menjelaskan bahwa Kecamatan Paguat merupakan salah satu kecamatan tertua di Gorontalo, dimana pada tahun 1858 Kecamatan Paguat sudah ada dan dijabat oleh Camat Lebi Dunggio (1858-1864).
Sebagai Kecamatan tertua, tentu Kecamatan Paguat memiliki sejarah yang perlu diketahui oleh kita semua. Dimana hingga saat ini camat yang menjabat di kecamatan paling timur pohuwato sudah yang ke 55 orang sejak camat pertama pada tahun 1858.
Melihat susunan pejabat yang pernah memimpin Kecamatan Paguat maka Kecamatan ini berarti tertua yang ada di Pohuwato. “Jadi, embrio Pohuwato ini adalah Paguat, sehingga itu saya sampaikan ke camat bagaimana ini kita seminarkan, kita gali sejarah Paguat, kita lestarikan, karena ini adalah kota yang bersejarahâ€,jelas Wabup.
Berdiri sejak 162 tahun yang silam, tentu Kecamatan Paguat memiliki nilai sejarah yang teramat banhak, bahkan bangunan berupa rumah model dulu, tugu, bangunan yang ada di TPI hasil peninggalan Belanda, Masjid di Desa Sipayo (rehab sekarang), tambur, tombak dan lainnya masih ada dan tersimpan rapi.
Berdasarkan hasil peninggalan zaman dulu maka sejarah Paguat bisa diangkat dan diseminarkan serta didiskusikan untuk memperoleh informasi sejarah yang pasti sehingga Paguat ini bisa ditetapkan kota tua yang bersejarah.
Camat Paguat, Arman Mohamad menambahkan bahwa peninggalan zaman dulu masih ada dan tersimpan, secara berurutan bahwa dirinya adalah camat ke 55 sejak paguat dijabat oleh camat pertama. Sebagai kota tua tentu paguat memiliki sejarah yang diupayakan sejarah paguat bisa ada sehingga kita semua bisa mengetahuinya.
Pewarta : Dody Pratama Ali.















