
TATIYE.ID (DPRD BONE BOL) – Wakil Ketua DPRD Azan Piola menegaskan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen kontrol sosial dalam mengawal jalannya pemerintahan.
Menurutnya, setiap aksi damai yang dilakukan mahasiswa merupakan bagian dari gerakan moral yang patut diapresiasi, karena lahir dari kepedulian terhadap dinamika pembangunan, baik di daerah maupun di tingkat yang lebih luas.
“Mahasiswa sebagai agen kontrol sosial terhadap jalannya pelaksanaan roda pemerintahan. Bukan saja di Bonbol tetapi juga di Provinsi bahkan sampai ditingkat Nasional,” ujarnya.
Pada saat menerima ratusan mahasiswa kemarin, Azan menjelaskan jika gerakan seperti ini menurutnya tidak perlu dipandang sebagai sesuatu yang dirisaukan.
Sebab gerakan ini adalah gerakan moral yang lahir dari sebuah peran mahasiswa didalam mengontrol pelaksanaan roda pemerintahan yang ada. Oleh karenanya, kedatangan kawan-kawan dan adik-adik mahasiswa dinilai menjadi tugas pihaknya untuk kemudian menyalurkan aspirasi yang disampaika.
“Ini karena peran kami di DPRD tidak harus berdiam tetapi memainkan peran-peran sesuai tupoksi kami, oleh karenanya apa yang menjadi aspirasi yang berkembang di hari ini menjadi bagian dari pada kami di DPRD untuk memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya,” ujar wakil ketua Azan Piola.
Lanjutnya, ia berharap gerakan yang dilaksanakan mahasiswa kiranya adalah gerakan murni yang lahir dari kepedulian moral bukan sebatas kepentingan titipan kelompok. Untuk itu ia terbuka menerima kedatangan mahasiswa untuk menyuarakan aspirasi masyarakat.
“Oleh karenanya apa yang aspirasi yang datang disuarakan jangan khawatir kami di DPRD akan menindaklanjuti itu tapi tentunya sesuai mekanisme aturan yang ada sehingga tidak serta merta aspirasi itu dieksekusi hari ini karena masih melewati proses yang ada,”ujarnya






















