
Curah hujan ekstrim yang terjadi di Kabupaten Pohuwato dipenghujung Tahun 2025 tidak hanya dirasakan oleh warga Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia yang terdampak banjir akibat meluapnya air sungai. Melainkan sebagian warga Kecamatan Marisa, Buntulia hingga Kecamatan Duhiadaa, hal ini dikarenakan rusaknya pipa utama PDAM sebagai penyuplai air bersih ke rumah-rumah warga. Kamis (01/01/2026).
Dari lokasi perbaikan pipa induk, Direktur PDAM Kaharudin Rahim mengucapkan permintaan maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat pelanggan air PDAM dan dimohon untuk bersabar, karena sejak selasa sampai saat ini tim tekhnis masih berupaya untuk memperbaiki pipa induk yang rusak akibat derasnya sungai karena cuaca ekstrim.
“Saya memohon maaf kepada pelangga PDAM, mohon bersabar, dari selasa sampai sekarang kami masih berada dilokasi pipa utama yang rusak untuk melakukan perbaikan,” kata Direktur PDAM
Berdasarkan kondisi kerusakan, Direktur PDAM berupaya memaksimalkan perbaikan selesai pada Jumat (03/02). Akan tetapi, bagi pelanggan yang membutuhkan air bersih, PDAM telah mengerahkan dua armada mobil tanki dan warga diminta untuk menghubungi nomor kontak sopir tanki PDAM.
“Untuk mengantisipasi kebutuhan air bersih pelanggan, kami sudah mengerahkan dua unit mobil tanki, silahkan hubungi nomor kontak Santo Abdullah 082259541921, Iwan Tanoi 085243231199.” jelas Kaharudin
Terakhir direktur mengucapkan terimakasih juga kepada pihak Pani Gold Mine yang juga berpartisipasi dalam mempercepat perbaikan dengan mengerahkan satu unit exapator untuk mempermudah tim tekhnis.
















