
TATIYE.ID (SPORT) – Kabar duka menyelimuti dunia sepakbola Gorontalo. Ya, salah seorang perangkat pertandingan yang juga pelaku sepakbola, Nanang Biya Seni (24/05/2022) menghembuskan nafas terakhir setelah mengalami sakit dan dirawat di salah satu rumah sakit di Kota Gorontalo.
Ketua Lahmudin Hambali, sekertaris Alan Wungguli dan jajaran EXCO PSSI Gorontalo seperti Isa Lawani, Oktarjon Ilahude dan beberapa pengurus Asprov PSSI Gorontalo terlihat hadir memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum.
“Saya mewakili Asprov PSSI Gorontalo turut berbela sungkawa atas kepergian almarhum, dan saya sangat kenal sekali almarhum serta bagaimana perannya di dunia sepakbola Gorontalo,” ujar Lahmudin Hambali, Senin (23/05/2022).

“Almarhum adalah sosok yang cukup dikenal di dunia sepakbola Gorontalo. Sebelum menjadi seorang pengawas pertandingan, sebelumnya almarhum adalah sosok pesepakbola dan seorang teman yang bagi saya banyak berperan dalam persepakbolaan daerah,” lanjut sosok yang juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Boalemo tersebut.
Terlihat juga beberapa rekan sesama pesepakbola di masanya maupun pesepakbola muda Gorontalo terlihat mengiringi almarhum hingga ke pembaringan terahirnya. Sebut saja Ono Pala, Upik Pala, Romy Malanua, Nanang Mantali dan Saprin Doe serta pesepakbola muda lain seperti Fadel Muhamad, Ugut Wenas, Tutun dan striker Persidago Liga 3, Bagoe.

Almarhum meninggalkan satu istri dan dua anak dimana salah seorang anak almarhum, Wahyunal Biya juga merupakan pesepakbola muda masa depan Gorontalo yang kini memperkuat tim Liga 3 Gorontalo, Rajawali FC. (*)






















