
TATIYE ID – Kader Partai Demokrat Kabupaten Gorontalo sangat menyayangkan sikap Ketua Formatur yang sekaligus Ketua DPC Arifin Djakani yang baru saja terpilih secara Aklamasi pada pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) beberapa pekan kemarin, dimana atas pemberitaan Morist Van Gobel terkait 3 nama yang di usulkan ke DPP yang salah satunya menyebutkan nama Herman Walangadi mantan Sekretaris DPC Demokrat Kabgor yang sudah demisioner.
Hal ini disampaikan oleh Herman Walangadi dimana menurutnya, apa yang disampaikan Morest Van Gobel dalam pemberitaan tidak sesuai dengan kondisi riil, dan tidak pernah dibahas dalam formatur sehingga pengusulan 3 nama itu belum ada.
“Saya ini bagian dari Formatur tidak pernah diundang dalam membahas nama calon sekretaris, namun kaget dengan munculnya 3 nama yang diusulkan ke DPP yang salah satunya ada nama saya, dan sudah ada dalam pemberitaan di salah satu media,” ungkapnya.
Lanjut kata Herman, dirinya merupakan bagian dari Formatur yang terlegitimasi dari unsur DPC yang demisioner dan jujur dikatakan nama yang diusulkan ke DPP, tidak pernah dibahas dalam formatur sekalipun.
“Sampai sekarang belum rapat penentuan siapa menempati apa, dalam struktur untuk DPC Kabupaten Gorontalo ke depan, apalagi sudah sampai menyebut calon-calon sekretaris walaupun, kita sadari bersama hak prerogatif, siapa yang menjadi sekretaris itu dibandingkan dengan hasil-hasil Muscab sebelumnya, yang melahirkan sebelumnya bahwa hasil Formatur itu sudah final, tapi untuk pelaksanaan ini hak preogratif ada ditangan DPP,” tambahnya.
Sehingga dirinya sangat Menyayangkan sikap dari ketua formatur, yang tidak ada bentuk penghargaan ke formatur dari hasil Muscab.
“Yang perlu saya katakan adalah Partai Demokrat itu solid dan tidak ada pengkotak kotakan apalagi kubu-kubuan, partai demokrat ini adalah partai besar, sehingga ke depan saya berharap ada sinkronisasi untuk pemberitaan,” tuturnya.
Terakhir dikatakan olehnya, dirinya sudah menghubungi beberapa PAC yang masuk dalam formatur dari perwakilan Boliyohuto cs, batuada cs dan Pulubala cs mereka juga tidak diundang dalam rapat formatur.
“Yang ada hanya dari Limboto Limboto Barat Cs dan telaga cs,” tutupnya.





















