
TATIYE.ID (GORUT) – Kabupaten Gorontalo Utara kembali menegaskan posisinya dalam peta pembangunan nasional. Hal tersebut ditujukan Wakil Bupati Gorontalo Utara, tenaga ahli menteri / TAM hilirisasi peternakan, bersama Gubernur Gorontalo, serta rombongan kementan Ri di lokasi persiapan Ground Breaking, Minggu (11/1/2026).
Peninjauan ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan proyek strategis yang menjadi salah satu dari lima lokasi nasional pengembangan industri unggas terintegrasi di Indonesia.

Wakil Bupati Gorontalo Utara, Nurjana Hasan Yusuf pada kesempatan itu menyampaikan, bahwa kehadiran proyek ini bukan hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga membuka peluang besar bagi penguatan ketahanan pangan, peningkatan nilai tambah sektor peternakan, serta penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat lokal. Dengan konsep terintegrasi dari hulu ke hilir, proyek ini diharapkan mampu mendorong efisiensi produksi, stabilitas pasokan, dan daya saing industri unggas nasional.
“Ini adalah momentum penting bagi daerah . Tidak hanya menjadi lokasi proyek, tetapi menjadi bagian dari agenda besar transformasi ekonomi nasional di sektor pangan dan peternakan,” ujar Wabup di sela-sela peninjauan.
Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara menyatakan komitmennya untuk memberikan dukungan penuh, baik dari aspek perizinan, kesiapan lahan, hingga koordinasi lintas perangkat daerah, agar pelaksanaan proyek berjalan lancar dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Dengan masuknya Daerah terbungsu ini dalam proyek nasional Integrated Poultry Industry, Gorontalo Utara diharapkan semakin mengukuhkan perannya sebagai salah satu pusat pengembangan peternakan unggas terintegrasi di Indonesia.(*)




















