
TATIYE.ID (KABGOR) – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gorontalo, Zulfikar Usira, bergerak cepat mendatangi dan menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran yang terjadi di Kecamatan Tibawa dan Kecamatan Dungaliyo, Minggu (15/2/2026).
Dalam kegiatan kemanusiaan tersebut, Zulfikar tampak didampingi sejumlah pengurus PMI Kecamatan Tibawa serta Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo Fraksi Golkar, Abdurahman Akase.
Zulfikar menegaskan, kehadiran PMI bersama unsur pemerintah dan legislatif merupakan bentuk sinergi untuk memastikan masyarakat terdampak bencana mendapatkan perhatian dan bantuan.

“Ini merupakan sinergitas antara PMI Kabupaten, Kecamatan, hingga anggota DPRD untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, terlebih mereka yang mengalami musibah,” ujar Zulfikar saat dihubungi TATIYE.ID, Minggu (15/2/2026).
Usai menyerahkan santunan kepada korban di Kecamatan Tibawa, Zulfikar yang menerima informasi adanya kebakaran rumah warga di Desa Kaliyoso, Kecamatan Dungaliyo. Mendapat laporan tersebut, ia langsung bergerak menuju lokasi kejadian.
Di lokasi kebakaran di Dungaliyo, Zulfikar didampingi Anggota DPRD Fraksi Golkar, Frangki Ibrahim, untuk melihat langsung kondisi korban sekaligus menyalurkan bantuan awal.
Berdasarkan data sementara, kebakaran terjadi pada Minggu (15/2/2026) sekitar pukul 06.00 WITA. Kebakaran menghanguskan rumah milik Linda Nurkamiden (49). Api diduga berasal dari salah satu bangunan kios di depan rumah korban, sebelum akhirnya merambat ke rumah utama. Hingga saat ini, sumber pasti api masih dalam penyelidikan.

Akibat kejadian tersebut, satu unit rumah dan satu bangunan kios terdampak. Terdapat dua kepala keluarga dengan total enam jiwa yang terdampak dalam peristiwa ini.
Upaya penanganan melibatkan satu unit mobil pemadam kebakaran serta satu unit mobil PLN. Kondisi terakhir, bangunan kios mengalami rusak berat, sementara sebagian rumah ikut terbakar.
Saat ini, kebutuhan mendesak korban berupa bantuan sembako dan kebutuhan dasar lainnya.
PMI Kabupaten Gorontalo memastikan akan terus berkoordinasi dengan PMI kecamatan dan pihak terkait untuk memastikan bantuan bagi korban dapat terpenuhi.



















