TATIYE.ID (POHUWATO) – Terjun ke usaha sarang burung walet tak seperti beternak ayam atau sapi yang bisa dikandangkan. lebih jaug banyak modal untuk membangun gedung yang besar lain sebagainya.
Gedung besarpun bukan jaminan burung walet akan betah di dalam gedung, Karena sampai sekarang tak sedikit, pengusaha sarang walet yang meradang karena gedung yang dibangunnya tak ditempati walet.
Persoalan utama yang harus dipecahkan yakni soal habitat burung walet yang terbiasa hidup di alam seperti gua. Jadi, untuk berbudidaya sarang walet punya makna yang luas yakni memindahkan habitat walet dari gua ke sebuah gedung.
Hal tersebut yang membuat salah seorang konsultan sarang burung di Gorontalo, Yanto Turude berniat akan membagikan informasi utama seputar cara budidaya sarang walet dalam seminar yang akan berlangsung Kamis (23/07) besok.
Karena sampai saat ini, Yanto melihat hampir sebagian besar pemilik RBW (Rumah Burung Walet) di Gorontalo masih kurang memahami ilmu tentang budidaya sarang burung walet.
“Mereka terjun ke RBW, bermodalkan pengalaman orang lain dan sekadar ikut-ikutan. Inilah materi saya di seminar nanti. Saya akan bedah bagaimana cara sukses berbudidaya sarang walet,” kata Yanto.
Selain seminar, ada juga sosialisasi tentang RBW yang higienis langsung dari Balai Karantina Pertanian Provinsi Gorontalo. Bagi yang tertarik, panitia masih membuka pendaftaran sebelum pukul 13.00 Wita besok.
















