
TATIYE.ID (DPRD BONE BOL) – Anggota DPRD Bone Bolango, Diki Iskandar Alim, mendorong agar pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ke depan dilakukan secara lebih bijak dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Pandangan itu disampaikan Fraksi PPP dalam rapat paripurna pembicaraan tingkat pertama Rancangan APBD Kabupaten Bone Bolango Tahun 2026.
Saat mewakili sebagai perwakilan fraksi PPP, aleg muda murah senyum dapil Suwawa cs itu mengatakan bahwa fraksi PPP sangat mengapresiasi dan memberi penghargaan tinggi kepada pemerintah daerah yang telah menyusun rancangan APBD tahun 2026.
Ini menurutnya penting sebagai instrumen dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat serta mengimplementasikan visi dan misi Pembangunan daerah yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Karena itu ia menganggap rancangan APBD bukan sekedar angka namun jauh lebih dari itu memiliki nilai dan arti yang sangat penting untuk Masyarakat luas.
“Maka kami Fraksi PPP memandang bahwa APBD bukan sekedar dokumen angka melainkan wujud nyata komitmen moral dan politik pemerintahan daerah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat serta meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ujarnya.
Agar pemanfaatannya optimal,Fraksi PPP kata Diki mendorong optimalisasi sumber-sumber pendapatan daerah untuk terus dilakukan secara kreatif dan inovatif tanpa membebani masyarakat.
Langkah itu dilakukan melalui upaya intensifikasi dan ekstensifikasi pajak dan retribusi daerah. Tidak hanya itu saja PPP kata Diki juga mengimbau pentingnya melakukan efisiensi dan efektifitas penggunaan anggaran dengan memprioritaskan pada penggunaan anggaran dengan penguatan ekonomi masyarakat pasca krisis khsususnya pada sektor pertanian perikanan dan UMKM serta pariwisata,Pendidikan dan kualitas Kesehatan, Pembangunan infrastruktur yang merata kewilayah pedesaan dan lainnya






















