
Rapat berlangsung di Ruang Dulohupa DPRD Gorontalo. (foto salsayusuf/Tatiye.id)
TATIYE.ID (DEPROV) – Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo menyoroti ketidakhadiran Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi II Gorontalo, Ali Rahmat, yang tercatat sudah empat kali berturut-turut tidak menghadiri rapat bersama DPRD Provinsi Gorontalo.
Sorotan tersebut disampaikan usai rapat evaluasi program kegiatan tahun 2025 dan pelaksanaan program kegiatan tahun 2026 antara Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo dengan BWS Sulawesi II Gorontalo, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Gorontalo, serta Balai Pelaksanaan Pemilihan Jasa Konstruksi Wilayah Gorontalo.
Rapat berlangsung di Ruang Dulohupa DPRD Provinsi Gorontalo, Rabu (7/1/2026).
Ketua Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, Espin Tulie, meminta pihak BWS Sulawesi Gorontalo yang hadir dalam rapat agar hasil rapat disampaikan kepada Kepala Balai.
Ia mempertanyakan alasan ketidakhadiran kepala balai, terutama setelah sebelumnya dinilai responsif dalam penanganan banjir dan dukungan kegiatan di lapangan.
“Tolong sampaikan kepada kepala balai agar menghargai undangan kami dan hadir dalam rapat berikutnya. Kehadiran pimpinan penting agar kami bisa menyampaikan ke pusat bahwa koordinasi ini berjalan baik,” ujar Espin.
Sementara itu, Anggota Komisi III, Syarifudin Bano, menyayangkan sikap Kepala BWS Sulawesi II Gorontalo yang tidak menghadiri rapat bersama DPRD.
“Ini rapat penting, karena membahas kondisi bencana daerah dan kebutuhan penanganan seperti bronjong. Ketidakhadiran tersebut merupakan bentuk ketidakhormatan terhadap lembaga DPR,” kata Syarifudin.
Ia juga menyinggung kemungkinan ketidaktepatan sasaran proyek dan menilai proses verifikasi seharusnya dilakukan secara terbuka dan diketahui bersama.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Seksi Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur Sumber Daya Air BWS Sulawesi II Gorontalo, Haris Djafar, menjelaskan bahwa Kepala BWS pada hari yang sama sedang menerima kunjungan Komisi Keamanan Bendungan (KKB) di Bendungan Bolango Ulu.
“Kalau informasi beliau, beliau hari ini menerima kunjungan dari Komisi Keamanan Bendungan di Bendungan Bolango Ulu,” jelas Haris.
Namun, terkait ketidakhadiran Kepala BWS pada pertemuan-pertemuan sebelumnya, Haris menyarankan agar hal tersebut dikonfirmasi langsung kepada yang bersangkutan.
















