TATIYE.ID (DEPROV) – Setelah melakukan kegiatan reses di SMK Negeri satu Paguat, tim reses Dapil VI Boalemo-Pohuwato melakukan kunjungan dalam rangka meninjau Ruas Jalan Marisa, Lemito dan Molosipat, jumat (10/07/2020).
Pemaninjauan jalan sendiri dipimpin langsung oleh Ketua Tim Daerah Pemilihan VI (enam) Boalemo–Pohuwato , Suharsi Igirisa, Sekretaris Irwan Berahim yang beranggotakan, La Ode Haimudin, Ismail Alulu, I Wayan Sudiartha, Oktohari Dalanggo, Hidayat Bouty, Sintje Kadji, Sri Masri Sumuri, Nani Mbuinga, serta Dedi Hamzah.
Adapun sumber anggaran program kegiatan preservasi pelebaran jalan menuju standar jalan Marisa, Lemito dan Molosipat oleh Satker/balai Pelaksana jalan Nasional Wilayah Provinsi Gorontalo pada tahun anggaran 2020 sebesar Rp. 19.056.110.000 yang sumber anggaranya dari APBN.
Dari hasil kunjungan tim reses DPRD Provinsi Gorontalo Daerah Pemilihan (dapil) VI Kabupaten Boalemo-Pohuwato untuk ruas jalan ini sudah sangat baik pekerjaannya, ungkap Suharsi Igirisa selaku ketua tim reses.
“untuk serapan anggaran saat ini masih dikisaran 18.874.162.000, masih ada sisa anggaran untuk perampungan. Jalan yang menjadi penghubung lintas Sulawesi tersebut telah kami tinjau, dan hasilnya sangat memuaskan,†katanya.
Suharsi igirisa dalam penjelasannya, bahwa Jalan ini merupakan jalan provinsi dan sekarang progres pengerjaannya sudah mencapai 99,80 persen. Sebelumnya jalan tersebut merupakan jalan aspal yang mengalami kerusakan di beberapa titik. Selain rusak, kendala lainnya adalah kondisi jalan yang sempit sehingga menyebabkan sulitnya lalu lalang kendaraan.
Ditempat terpisah, Sri Masri Sumuri menjelaskan, bahwa dari sisi pengawasan DPRD Provinsi Gorontalo terus melakukan pengawasan pekerjaan infrastruktur agar layanan bidang ini terus meningkat dan dinikmati masyarakat. Salah satu yang dilakukan adalah pengawasan pekerjaan ruas akses jalan.
“salah satu tupoksi DPRD itu adalah pengawasan, sehingga setiap program pembangunan di Daerah tetap kami awasi
Dari hasil pengawasan tersebut, Sri Masri Sumuri mengungkapkan pekerjaan yang dilaksanakan oleh Kontraktor sudah bagus, dan menghasilkan suatu perkerjaan yang bermutu dan berkualitas,” jelas Sri Masri Sumuri. (*)


















