TATIYE.ID (DEPROV) – Aleg Dapil IV Boliyohuto CS melaksanakan reses dengan menggelar pertemuan bersama Kepala Bandara dan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo bertempat di ruang rapat kantor Bandara Djalaludin Gorontalo.
Informasi yang diperoleh tatiye.id, pertemuan tersebut dalam rangka mengetahui sejauh mana tahapan–tahapan yang dilakukan oleh pihak pengelola bandara dan juga Dinas Perhubungan terkait pembangunan pengembangan bandara secara keseluruhan menuju Embarkasi Haji Penuh.
Dalam pemaparan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo DR. Jamal Ngandro menegaskan bahwa Studi Tinjau Ulang Rencana Induk Bandara Djalaludin telah selesai dilaksanakan dan sudah dipaparkan oleh konsultan di Kementerian Perhubungan. Saat ini masih tahap menunggu verifikasi Kementerian Perhubungan.
Dari beberapa persyaratan seperti panjang Run Way Bandara Djalaludin hanya tinggal menambah kurang lebih 300 Meter dari panjang yang sekarang 2,5 KM sehingga menjadi 2,8 KM. Untuk syarat Embarkasi Haji Penuh kuotanya minimal 4.550 Orang, Provinsi Gorontalo memenuhi syarat tersebut dengan pertimbangan Provinsi Sulut, Sulteng dan Maluku Utara bergabung ke Provinsi Gorontalo.
“Kami sangat konsen dengan pembangunan pengembangan bandara ini bahkan saat saya menjadi anggota DPRD Kabupaten Gorontalo kami telah melakukan revisi RTRW dalam rangka mengakomodir pembangunan bandara tersebut,†ujar Guntur Thalib.
“Pemerintah Provinsi telah mengakomodir pengembangan kawasan bandara revisi RTRW dan juga unyuk tahun ini Pemerintah Provinsi telah menganggarkan kurang lebih sebesar Rp. 32 Milyar namun terhambat pada Refocusing dan Realokasi anggaran untuk penanganan Covid 19. Insya Allah kami akan menganggarkan kembali pada APBD Tahun 2021,†jelas H. Sun Biki. (*)


















