TATIYE.ID (GORONTALO) – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie meminta data korban banjir bandang disajikan dengan akurat. Hal itu dimaksudkan agar penyaluran bantuan dari Pemerintah Provinsi Gorontalo bagi masyarakat terdampak banjir bandang tepat sasaran. Sama halnya dengan data covid-19.
“Mau 200, 300, 1000, 5000 pun saya siap membantu masyarakat, yang penting datanya akurat. Jangan sampai terjadi kecemburuan, jangan sampai ada kesengajaan (manipulasi data). Saya tidak mau dengar itu,†ucap Rusli saat penyaluran bantuan pangam bersubsidi di Kecamatan Suwawa Tengah Kabupaten Bone Bolango, Kamis (2/7/2020).
Di Kecamatan Suwawa Tengah, Bonebol, bantuan bahan pangan bersubsidi diserahkan bagi 315 kepala keluarga atau 1.173 jiwa.
Rusli meminta di masa pandemi yang serba sulit ini, seluruh aparat bahu membahu dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Terlebih kesejahteraan masyarakat yang terdampak langsung banjir bandang dan Covid-19.
“Seluruh masyarakat lagi sulit. Ekonomi sulit, semua sulit, serba susah, dalam rangka menghadapi pandemi ini. Orang kerja dari rumah, sekolah dari rumah, bentor tidak punya pendapatan maksimal, orang berdagang juga berkurang. Makanya mari kita sama-sama memutus mata rantai pandemi ini,†lanjutnya.
Kunjungan kerja Gubernur dilakukan secara maraton di sembilan kecamatan yang tersebar di Kabupaten Bone Bolango dan Kota Gorontalo. Total penerima bantuan sebanyak 6.972 kepala keluarga. (*)
















