Tatiye.id (Pohuwato) –DP3AP2KB Pohuwato menggelar agenda orientasi peningkatan kapasitas pengelola program Prioritas Nasional (Pro-PN) dalam rangka penurunan stunting di Kabupaten Pohuwato. Kamis (02/07)
Agenda yang berlangsung di aula Baperlitbang itu dibuka Penjabat Sekda, Iskandar Datau yang didamping Plt. Kepala DP3AP2KB, Rusmiati Pakaya dan dihadiri oleh Plh. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Gorontalo, Effendy Korompot.
Dalam sambutannya, Plt. Sekda, Iskandar Datau mengatakan, inti dari penurunan stunting ini adalah perbaikan gizi. Kalau dikorelasikan dengan tupoksi BKKBN yaitu cukup dua anak, kemudian penjarangan kelahiran.
“Ini tujuannya bagaiamana perhatian terhadap pertumbuhan anak itu menjadi lebih terperhatikan karena cuma dua anak dan ada penjarangan. Kalau sudah tidak ada jarang dalam kelahiran pasti terabaikaan perhatian berupa gizi anak dan pertumbuhannyaâ€, ujar Iskandar.
Menurut Sekda, progam ini merupakan program unggulan nasional yang memang kita berharap generasi bangsa kedepan adalah generasi yang memang betul-betul memiliki kualifikasi yang sesuai harapan perkembangan zaman pada saat mereka memasuki usia sekolah maupun ketika usia mereka akan menerima tongkat estapet kedepan sebagai pemimpin bangsa dan Negara.
“Saya berharap kepada peserta mengerti bagaimana upaya menurunkan stunting, karena menurunkan stunting ini tidak cukup dengan bantuan-bantuan yang diberikan melainkan pendekatan terutama dari pola pikir kita, bagaimana anak-anak bisa berkulaitas dan tidak kekurangan gizi, sehingganya kepada peserta diminta menjadi ujung tombak dalam melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.” jelasmya
Disisi lain, Plt. Kepala DP3AP2KB, Rusmiati Pakaya dalam agenda tersebut menjelaskan dimana penurunan stunting di Pohuwato meski terbilang cukup drastis tapi semangat dari bapak dan ibu peserta kiranya jangan pernah berhenti dalam arti berusaha terus agar stunting di Pohuwato berkurang terus.
“Sasarannya bagaimana masyarakat menciptakan keluarga kecil yang bahagia, sejahtera, terpenuhi kebutuhan lahir dan batin serta melahirkan generasi emas” ujar Rusmiyati
















