TATIYE.ID (BOALEMO) – Pengaruh stunting tidak boleh dianggap sepeleh. Sebab, dampaknya bisa mengancam kualitas sumber daya manusia dan daya saing bangsa kedepan.
Untuk itu, Pemda Boalemo melalui Bapppeda bersama lintas OPD terus berupaya menggerus angka prevalensi stunting di Bumi Boalemo. Itu dibuktikan digelarnya rembuk stunting tingkat Kabupaten Boalemo tahun 2020, Selasa (23/6/2020).
Bertempat di Gedung Graha Putra Tunggal Tilamuta, rembuk stunting kali ini mengambil tema Strategi Konvergensi Penanggulangan dan Pencegahan Stunting Kabupaten Boalemo Sehat dan Cerdas dihadiri Ketua DPRD Boalemo Karyawan Eka Putra Noho bersama unsur TNI dan Polres Boalemo.
Plt Kepala Bapppeda Boalemo, Drs. Sherman Moridu MM menjelaskan, penanganan stunting merupakan target utama pemerintah. Sebagaimana termaktub dalam RPJMN dengan tujuan utama menekan prevelensi stunting sampai ke tingkat daerah. Yakni dari status awal 32.9 persen kini turun tinggal 28 persen di tahun 2019.
Di Kabupaten Boalemo sendiri tren penurunan stunting terjadi dari tahun ke tahun. Semua tak lepas peran kerjasama dan sinergi yang kuat lintas OPD mensukseskan program unggulan pemerintahan Darwis-Anas (DAMAI) serta kerja keras tim medis baik di Puskesmas, Rumah Sakit sampai unsur pemerintah desa.
“Kedepan ini, kita tetap fokus pada program penguatan pelayanan kesehatan dasar berkualitas serta pembangunan infrastruktur penunjang lain guna menekan angka stunting di daerah,†terang Sherman Moridu.
Sementara itu, Bupati Boalemo melalui Wabup Anas Jusuf mendorong seluruh lintas Satker berkolaborasi dan bersinergi menekan angka stunting di daerah. Pasalnya, persoalan ini menjadi agenda prioritas nasional yang harus diseriusi bersama. Sebab, ancamannya pada kualitas SDM dan kemampuan daya saing bangsa.
“Sejauh ini ada 16 desa ditetapkan sebagai lokus penanganan stunting. Diharapkan seluruh OPD terkait lebih memastikan seluruh kegiatan dan program penanganan stunting berjalan optimal, sehingga Kabupaten Boalemo kedepan bebas dari ancaman stunting,†harap Wabup Anas Jusuf. (*)

















