TATIYE.ID (KABGOR) – Desa Bilihu Tengah, Kecamatan Bilihu, Kabupaten Gorontalo dinilai pas dijadikan sebagai desa pilihan untuk program nasional pengabdian masyarakat yang tahun ini lebih pada daerah pesisir pantau atau diwilayah teluk Tomini.
“Jadi, saya mengambil tema dengan konsep bagaimana perpustakaan ini bisa berdampak positif kepada seluruh masyarakat,†ujar Bunda Baca Kabupaten Gorontalo, Dr. Fory Naway, M.Pd, dalam kegiatan sosialisasi program kerja pengabdian pada masyarakat tentang pendampingan tata kelola layanan perpustakaan keliling berbasis kawasan teluk tomini, Selasa (23/06/2020).
Kegiatan ini digagas atas kerjasama Universitas Negeri Gorontalo (UNG), dengan pemerintah Kabupaten Gorontalo melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah.
Lebih lanjut kata Fory Naway, saat ini angka putus sekolah masih tinggi diwilayah ini. Jadi, program UNG dari lembaga pengabdian masyarakat sangat tepat memilih Desa Biluhu Tengah sebagai lokasi pelatihan khusus pengabdian masyarakat.
“Dengan konsep perpustakaan keliling ini mencakupi tiga dusun dan itu akan dibantu dengan mobil pintar/ mobil perpustakaan,†kata Fory Naway
Fory yang juga selaku ketua dosen pengabdian masyarakat itu menjelaskan, Nantinya disetiap dusun akan dibuat zona-zona edukasi untuk wisata literasi. Nah, Wisata literasi ini menurut Fory Naway, akan menjadi pilot project yang dibina oleh UNG dan bermitra dengan dinas perpustakaan dan kearsipan Kabupaten Gorontalo.
“Linknya ke pusat karena ini program Nasional. Perpustakaan Nasional memberi bantuan soal buku sesuai dengan pesisir- pesisir yang dibantu termasuk pesisir pantai dan referensinya lebih banyak pada masalah perikanan atau tata cara nelayan. Bagaimana cara penangkapannya, jenis ikan termasuk memilih kualitas ikan baik untuk intelektual pertumbuhan anak dan lain-lain,†jelas Fory Naway.
Bunda PAUD Kabupaten Gorontalo itu juga menuturkan, pihaknya telah mengklaster kerjasama dengan pemerintah desa rencana kedepan pembangunan perpustakaan untuk kelas PAUD. Tepatnya dihalaman kantor desa akan dibangun pendopo khusus ruang baca yang namanya perpustakaan taman berbasis desa (Pustamandes) khusus wilayah teluk Tomini.
“Dan ini akan menjadi contoh semua bagi kecamatan bilihu dan imbasnya kecamatan Batudaa pantai,†tutur Fory Naway.
Kemudian rencana kedepan juga, masyarakat disini akan di kalster. Misalnya kelas PAUD, SD, SMP dan SMA hingga kelas masyarakat putus sekolah.
“Yang putus sekolah itu akan kami siapkan ke PKBM melalui paket A,B dan C dan ini akan dikerjasamakan dengan satgas yang sudag dibentuk melalui bunda baca kecamatan dan desa yang melekat di ketua PKK desa dan kecamatan, “ Terangnya. (*)


















