TATIYE.ID (BOALEMO) – Ditengah kesibukannya sebagai pimpinan DPRD Kabupaten Boalemo, Karyawan Eka Putra Noho masih saja menyempatkan waktu lowong menyapa masyarakat di tingkat bawah. Potret itu terlihat ketika politisi Wong Cilik ini hadir ditengah-tengah masyarakat petani di Botumoito.
Cek para cek, potret itu bukan baru pertama kali dilakoni. Namun sudah menjadi tabiat atau kebiasaan untuk mengisi waktu luangnya. Bagi Eka (sapaan karibnya,red), menyapa kalangan minoritas menjadi sebuah prinsip selalu ditanamkan dalam hidupnya. Tidak hanya berbagi materi, namun juga berbagi waktu sebagai bentuk silaturahmi. Tak jarang, suasana ini pun dimanfaatkan untuk menghimpun beragam rintihan dan keluhan masyarakat wong cilik.
“Melayani masyarakat tidak harus formal. Lewat silaturahmi dan hadir di tengah-tengah warga, kita lebih memahami kondisi dan harapan rakyat. Terlebih mereka kalangan wong cilik yang butuh perhatian dan kepedulian daerah,” terang politisi santun Partai Besutan Megawati Soekarno Putri ini.
Karyawan Eka Putra Noho sendiri dikenal sosok sederhana. Ia lahir dari nelayan namun memahami naluri semua komponen. Tidak pernah membeda-bedakan kalangan manapun. Baginya, kepentingan rakyat merupakan urusan paling utama.(adv)





















