
TATIYE.ID (KABGOR) – Terpilihnya Kabupaten Gorontalo sebagai pilot project reformasi birokrasi untuk wilayah Sulawesi akan dimanfaatkan secara maksimal oleh Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo.
Nelson berencana melakukan penataan dan perampingan bagi seluruh aparat desa yang ada di Kabupaten Gorontalo.
Hal tersebut disampaikan saat memberikan arahan kepada Camat dan Kepala Desa Se-Kabupaten Gorontalo dalam kegiatan silaturahmi yang dirangkaikan dengan apel kerja pasca cuti bersama dan rapat penataan birokrasi melalui virtual, di Rumah Jabatan Bupati Gorontalo.
”Alhamdulillah setelah pasca lebaran ini saya menggelar silaturahmi dengan camat dan kepala desa, sambil memberi penegasan terkait target RPJMD, Covid dan pemulihan ekonomi. Serta berbagai program termasuk penataan dan perampingan bagi para aparat Desa yang rencananya dalam waktu dekat kami akan lakukan,” kata Nelson.
Penataan yang dimaksud Nelson berupa jumlah aparat desa yang harus sesuai dengan jumlah penduduk. Jumlah itu menurutnya selama ini menjadi masalah yang ada di desa.
“Maka kita akan melakukan perampingan bagi aparat desa, masak desa yang kecil jumlah penduduknya sama dengan jumlah penduduk yang besar, itu harus berbeda. Maka desa ini yang harus di tata terus, karena desa itu adalah ujung tombak pembangunan,” jelasnya.
Selain itu, Nelson juga menambahkan terkait OTK, dan penataan aparat akan kita lakukan dalam waktu dekat.
“Ini juga karena kami menjadi pilot project reformasi birokrasi untuk Sulawesi. Ini peluang bagi kita untuk menata birokrasi, aparat akan lebih bagus, jika kinerja bagus. Kalau kinerja bagus peningkatan ekonomi juga akan baik, karena negara dan daerah ini tergantung aparat. Karena aparat ini yang diberi amanah,” tutur dia.
Dengan adanya penataan birokrasi maka akan terjadi efisiensi, terlebih dalam kondisi pamdemi Covid seperti saat ini.
“Kita ingin birokrasi ramping tapi lincah,” tegas Bupati Nelson.



















