
TATIYE.ID (KABGOR) – Seorang guru di salah satu sekolah di Kecamatan Dungaliyo, Kabupaten Gorontalo, diduga melakukan kekerasan terhadap seorang siswa hingga pingsan. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (30/7/2026).
Berdasarkan keterangan korban, insiden bermula saat dirinya bersama tiga temannya sedang duduk di depan kelas. Saat itu, korban mengaku menyapa gurunya dengan ucapan, “Ti ibu cantik skali,” karena menurutnya ia terbiasa bercanda dengan guru tersebut.
Tidak lama kemudian, guru yang sedang berjalan diduga tersandung kaki salah seorang teman korban. Guru tersebut kemudian disebut sempat berkata, “Cantik lo,” sambil diduga menendang korban pada bagian pinggang.
Setelah guru tersebut pergi, terdengar suara tawa dari sekitar lokasi. Korban menegaskan bahwa suara tawa itu bukan berasal dari dirinya maupun tiga temannya. Namun, guru tersebut diduga kembali dan langsung melayangkan pukulan ke arah keempat siswa yang berada di lokasi.
“Habis memukul kami berempat, ti ibu itu pergi. Lalu ada kakak kelas yang tertawa lagi. Ti ibu balik lagi dan saya ditempeleng juga ditendang. Dan hanya saya sendiri,” ujar korban.
Korban mengaku mengalami tendangan yang menyebabkan memar pada tubuhnya. Tidak lama setelah kejadian, korban disebut pingsan dan langsung dilarikan ke puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis.
Sementara itu, ibu korban membenarkan bahwa guru yang bersangkutan telah datang ke rumah untuk meminta maaf dan mengajak berdamai. Namun, pihak keluarga menyatakan belum bersedia menyelesaikan persoalan tersebut secara damai.
“Kami pihak keluarga untuk saat ini tidak mau berdamai. Saat ini kondisinya masih trauma dan syok atas kejadian itu,” ujar ibu korban.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah maupun guru yang bersangkutan terkait dugaan peristiwa tersebut. Tatiye.id ini masih berupaya menghubungi pihak terkait untuk memperoleh konfirmasi.


















