TATIYE.ID (DPRD_PROVINSI) – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo kembali melakukan kunjungan lapangan di sejumlah Puskesmas se-Provinsi Gorontalo. kali ini gilirannya Puskesmas Suwawa, yang berada di Kabupaten Bone Bolango, Jumat (3/4/2020).
Pada saat kunjungannya, Komisi IV dan jajaran yang lain mendapati kelengkapan alat medis seperti Alat Pelindung Diri (APD) belum terfasilitasi di puskesmas tersebut. Para tenaga medis pun hanya menggunakan alat seadanya, seperti jas hujan, masker, dan sarung tangan.
Sementera itu, Orang Dalam Pantauan (ODP) di Suwawa sudah ada beberapa orang. Mereka ditetapkan sebagai ODP karena baru pulang dari luar daerah. Pihak Puskesmas pun langsung melakukan upaya pencegahan dengan pemantauan via telepon, atau ditemui secara langsung.
Lebih lanjut lagi, Anggota Komisi IV juga dibuat kaget dengan adanya ODP yang tidak mau dilakukan Rapid Test. Padahal sebelumnya sudah ditetapkan ada tiga orang ODP, tapi hanya satu yang mau melakukan tes, dan sisanya menolak.
Menanggapi hal itu, Sofyan Puhi selaku Koordinator Komisi IV menegaskan kepada pihak puskesmas, untuk segera berkoordinasi dengan gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 terkait ODP yang tidak mau dilakukan tes.
“Segera berkoordinasi dengan Gugus Tugas, karena didalam gugus tugas tersebut ada unsur TNI/Polri yang dapat mengambil langkah paksa terhadap yang bersangkutan,” jelas Sofyan yang juga Wakil Ketua II DPRD Provinsi.
Sofyan menilai, untuk kasus seperti ini, bukan hanya akan membahayakan orang tersebut, tapi juga membahayakan orang banyak, jikalau diketahui ODP tersebut positif covid-19. (*)













