TATIYE.ID (KABGOR) – Anggaran untuk pengusaha kecil harusnya lebih ditata dengan baik, bukan saja ditingkatkan anggaranya tetapi juga harus dievaluasi para penerima bantuan usaha tersebut.
Hal ini disampaikan anggota komisi II Syarifudin Bano kepada Tatiye.Id, Senin (10/02/2020). Dirinya mengatakan, kondisi saat ini pemberian bantuan pada kelompok masyarakat jangan hanya sekedar diberikan tanpa ada evaluasi yang terkesan hanya menggugurkan kewajiban saja.
“Asal ada program dari OPD, sehingga dana diberikan begitu saja tanpa ada evaluasi sejauh mana pengembangan usaha yang digeluti oleh kelompok masyarakat tersebut,” kata Syarifudin.
Aleg dapil Boliyohuto Cs ini menambahkan, harusnya instansi terkait memberikan punishment dan reward kepada kelompok yang berhasil mengelola bantuannya dan juga kelompok usaha yang gagal menjalankan anggaran yang diberikan oleh pemerintah.
“Itu harus nya dilakukan oleh instansi agar juga bantuan yang diberikan percuma, karena selama ini program yang hanya berulang saja,” jelas Aleg tiga periode ini.
Politisi Demokrat ini berharap kedepannya program yang dilakukan jangan terulang kembali dan tidak membawa efek apapun pada warga masyarakat, padahal sasarannya adalah dengan bantuan tersebut akan mengurangi angka kemiskinan.
“Tetapi faktanya saat ini jika ditarik lurus program tak berbanding lurus dengan penurunan angka kemiskinan, sehingganya saya berharap kedepannya bantuan yang diberikan kepada kelompok usaha harusnya lebih tepat sasaran, dimana yang diberikan memang yang mendapatkan reward dari hasil evaluasi,” tandasnya.(*)
Pewarta : Khalid Moomin

















