
POHUWATO – Nama Syarif Mbuinga, mantan Bupati Pohuwato dua periode, kembali menjadi pembicaraan hangat di warung-warung kopi seantero wilayah Gorontalo. Isu besarnya untuk maju menjadi Gubernur Gorontalo kembali menggema, seakan tak pernah benar-benar padam dari percakapan masyarakat.
Sebelumnya, politisi yang akrab disapa Pasisa ini sempat mendapat dorongan keras dari berbagai elemen dan tokoh masyarakat Pohuwato untuk turun ke bursa Pemilihan Gubernur tahun 2024. Namun langkah itu akhirnya terhenti dan Syarif memilih jalur lain, maju dan terpilih menjadi anggota DPD RI. Jum’at (28/08/2026).
Kini, setelah berjarak sekitar dua tahun, wacana itu kembali hidup dan hangat diperbincangkan. Bahkan, Ketua DPD II Golkar Pohuwato, Nasir Giasi dengan tegas mengatakan, kader Partai Golkar Pohuwato masih berkomitmen mendorong dua nama, yaitu Syarif Mbuinga dan Idah Syahidah sebagai salah calon gubernur gorontalo pada Pilgub mendatang.
“Ibu Idah dan Pak Syarif akan tetap menjadi jagoan golkar di Pilgub, bukan cuma itu, DPR RI juga masuk nama beliau yang dijagokan kedepen, rekomendasi Musda toh, lalu direkomendasikan ke Muscam (Musyawarah Kecamatan),” kata Ketua DPD II, Nasir Giasi pada Kamis 27/08 malam.
Salah satu kader yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, terpilihnya Syarif Mbuinga sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) ABPEDNAS (Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional) Provinsi Gorontalo periode 2026–2031 dinilai sebagai isyarat bahwa dirinya tengah menyusun dan mematangkan agenda politik yang lebih besar.
Pengamat politik pun masih meyakini satu hal, jika nantinya mantan bupati dua periode ini benar-benar menargetkan kursi Gubernur pada Pilgub 2031, maka hampir dapat dipastikan ia akan menjadi salah satu calon andalan Partai Golkar.

















