
TATIYE.ID (KABGOR) – Bupati Gorontalo H. Sofyan Puhi meminta 41 alat dan mesin pertanian (alsintan) yang diserahkan kepada masyarakat tidak hanya disimpan, tetapi benar-benar dimanfaatkan untuk menggarap lahan pertanian.
Hal itu disampaikan Sofyan saat mendampingi Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyerahkan bantuan alsintan kepada masyarakat di Kecamatan Limboto, Limboto Barat, Telaga dan Telaga Biru, Kamis (1/10/2026), di Saung Tani Eks Lahan Gelar Teknologi PENAS XVII, Kelurahan Hepuhulawa, Kecamatan Limboto.
Sebanyak 41 unit alsintan yang diserahkan terdiri dari tiga traktor roda dua (TR2), dua mesin pemangkas, satu pompa air dan 35 hand sprayer. Bantuan tersebut untuk mendukung pengolahan lahan, pemeliharaan tanaman dan pengelolaan air.
Sofyan mengatakan pemerintah daerah akan mengevaluasi pemanfaatan alsintan di lapangan untuk mengetahui kendala yang dihadapi. Menurutnya, evaluasi diperlukan karena masih terdapat lahan yang membutuhkan dukungan alat pertanian.
“Jangan sampai alat-alat pertanian yang ada hanya tersimpan dan tidak dimanfaatkan. Kita akan evaluasi apa kendalanya di lapangan,” ujar Sofyan.
Ia menambahkan, pemerintah daerah akan turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi kelompok tani dan mencari solusi terhadap lahan yang belum optimal dimanfaatkan.
Sementara itu, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail meminta alsintan dikelola secara berkelompok agar penggunaannya lebih efektif. Pengelolaan traktor roda dua diarahkan melalui UPJA, sedangkan konsep shelter diharapkan mendekatkan pelayanan alat dengan sentra produksi.
Gusnar juga meminta kelompok tani mendaftarkan luas areal yang akan diolah agar penggunaan alat dapat dijadwalkan dan melayani lebih banyak lahan. Ia mengingatkan agar alsintan dirawat secara berkala sehingga siap digunakan ketika dibutuhkan.
Selain itu, Gusnar mendorong kawasan Saung Tani Eks PENAS XVII terus dikembangkan sebagai kawasan pembelajaran pertanian, termasuk untuk edukasi, demonstrasi teknologi dan pertukaran praktik pertanian.














