
TATIYE.ID (GORUT) – Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara mulai melakukan penataan ulang kawasan Pontolo Indah sebagai destinasi wisata tematik yang terintegrasi dan berorientasi pada penguatan ekonomi lokal. Proyeksi tersebut disampaikan Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, dalam kegiatan Opening Pemanfaatan Area Pontolo Indah, Senin (23/02/2026).
Dalam sambutannya, Thariq menegaskan bahwa Pontolo Indah bukanlah kawasan baru, melainkan lokasi yang telah lama dikenal masyarakat. Namun, melalui revitalisasi yang dilakukan, pemerintah daerah ingin menghadirkan wajah kawasan yang lebih tertata, modern, dan memiliki nilai ekonomi yang kuat.
“Nama Pontolo Indah ini sudah ada sejak dulu. Hari ini kita hidupkan kembali, kita revitalisasi agar benar-benar menjadi kawasan yang indah dan bernilai,” ujarnya.
Pengelolaan kawasan tersebut dipercayakan kepada Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdesma) yang melibatkan Desa Pontolo, Desa Pontolo Atas, dan Desa Botuwombato. Kolaborasi antar desa ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian ekonomi serta memperluas peran desa dalam mengelola sektor pariwisata.
Dalam rencana pengembangannya, kawasan Pontolo Indah akan dibagi ke dalam beberapa zona. Area bagian atas diperuntukkan bagi pengunjung umum yang ingin menikmati suasana santai dan panorama alam, sementara bagian bawah disiapkan sebagai zona eksklusif dengan rencana pembangunan coffee shop berstandar lebih tinggi.
Menurut Thariq, konsep ini dirancang untuk menjangkau berbagai segmen pengunjung, termasuk tamu dari luar daerah yang baru tiba dan membutuhkan lokasi pertemuan yang representatif tanpa harus menuju pusat kota.
Selain penguatan konsep, pemerintah daerah juga melakukan penataan fisik kawasan, seperti pembangunan tugu dan panggung, pemasangan lampu sorot, hingga penambahan lampion warna-warni guna memperkuat estetika, terutama pada malam hari.
Bupati menegaskan bahwa pengembangan Pontolo Indah merupakan bagian dari upaya menghadirkan ikon baru Gorontalo Utara yang tidak hanya berfungsi sebagai ruang publik, tetapi juga sebagai pusat aktivitas ekonomi kreatif dan ruang pertemuan strategis.
“Kita ingin tempat ini menjadi kebanggaan bersama, menjadi ruang hidup bagi masyarakat, dan memberi dampak ekonomi nyata,” tutupnya.














