
TATIYE.ID (GORUT) – Dokter spesialis obstetri dan ginekologi dari RSUD dr Zainal Umar Sidiki Provinsi Gorontalo, Zulkarnain Tambunan, MKed (OG), SpOG, Subsp Onk, mengatakan ibu hamil diperbolehkan menjalankan ibadah puasa selama bulan suci Ramadhan, dengan catatan kondisi kesehatan dalam keadaan baik.
“Jika tidak mengalami kondisi seperti mual dan muntah, ibu hamil mulai usia kehamilan satu minggu hingga menjelang persalinan bisa menjalankan ibadah puasa,” ujarnya.
Dokter yang akrab disapa dokter Coky tersebut menegaskan, hal terpenting yang harus diperhatikan ibu hamil saat berpuasa adalah kecukupan gizi.
Menurutnya, menu sahur memiliki peran sangat penting. Ibu hamil disarankan mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat cukup sebagai sumber energi, serta dilengkapi dengan protein tinggi untuk menunjang kebutuhan nutrisi ibu dan janin.
“Suplai energi melalui makanan menjadi hal penting agar ibu hamil bisa nyaman berpuasa, tidak mengalami gangguan seperti kegelisahan akibat rasa lapar, dan janin tetap mendapat asupan nutrisi yang cukup,” jelasnya.
Selain sahur, ia juga mengingatkan agar nutrisi saat berbuka puasa tetap dijaga. Kandungan gizi yang seimbang pada menu berbuka akan membantu menjaga kondisi tubuh ibu tetap prima selama masa kehamilan.
Dokter Coky yang juga memiliki keahlian subspesialis onkologi itu menambahkan, istirahat atau tidur yang cukup tidak kalah penting untuk menjaga stamina selama berpuasa.
Ia pun menyarankan agar ibu hamil rutin memeriksakan kondisi kehamilan di fasilitas kesehatan guna memantau perkembangan janin hingga masa persalinan tiba.
“Rajin memeriksakan kondisi kehamilan menjadi hal yang tidak kalah penting untuk menjaga kesehatan ibu dan janin selama masa kehamilan,” tegasnya.
Dengan memperhatikan asupan gizi, pola istirahat, serta kontrol rutin ke fasilitas kesehatan, ibu hamil diharapkan dapat menjalankan ibadah puasa dengan aman dan lancar tanpa mengganggu kesehatan diri maupun janin yang dikandung.(*)















