
TATIYE.ID (KABGOR) — Ingin menduduki posisi kepala dinas di Kabupaten Gorontalo? Jangan hanya mengandalkan kemampuan teknis dan pengalaman. Menjelang penerapan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga harus melewati serangkaian tes yang menguji kemampuan hingga ketahanan psikologis.
Rangkaian seleksi tersebut meliputi uji tulis makalah, wawancara, rekam jejak hingga pemeriksaan psikologi menggunakan Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI).
Tes MMPI menjadi salah satu tahapan yang menarik perhatian. Pemeriksaan ini digunakan untuk memperoleh gambaran mengenai karakteristik kepribadian dan aspek psikologis peserta.
Panitia Seleksi, Sugondo Makmur, mengatakan tes tersebut penting untuk mengukur sejauh mana daya tahan mental para pimpinan OPD dalam menghadapi tekanan pekerjaan.
Menurutnya, penerapan SOTK baru akan membawa perubahan terhadap beban dan dinamika kerja. Para pimpinan OPD nantinya dituntut mampu menghadapi berbagai persoalan yang datang dari berbagai arah.
“MMPI ini mengukur untuk mengetahui seberapa jauh daya ketahanan kepala-kepala OPD. Mereka ini nantinya akan dihantam berbagai persoalan dari segala arah. Jadi mereka betul-betul diuji daya tahan mentalnya,” kata Sugondo Makmur.
Ia menjelaskan, pemeriksaan psikologis tersebut juga menjadi salah satu pertimbangan untuk melihat bagaimana seseorang menghadapi tekanan, termasuk apakah mudah mengalami stres atau mampu bertahan dalam situasi kerja yang penuh tuntutan.
Hasilnya diharapkan dapat membantu menempatkan pimpinan OPD sesuai dengan kemampuan dan karakteristik psikologis masing-masing.
“Contohnya orang yang mudah stres tidak bisa kita letakkan di Dinas PU,” ujar Sugondo Makmur sembari tertawa.
Pernyataan tersebut menggambarkan bahwa menjadi kepala dinas di tengah perubahan SOTK bukan perkara sederhana. Selain kompetensi, kemampuan mengelola tekanan dan menghadapi persoalan juga menjadi perhatian.
Rangkaian ujian tersebut dilaksanakan selama dua hari, mulai sabtu (15/8/2026) hingga Minggu (16/8/2026) di Grand Q Hotel, Kota Gorontalo.





















