
TATIYE.ID (GORUT) – Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara menggelar kegiatan Motabi Kambungu di Kecamatan Monano, Minggu (16/02/2026), sebagai upaya menghadirkan pelayanan publik yang terintegrasi dan langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Kegiatan ini melibatkan kolaborasi 32 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan 22 instansi vertikal dengan total 117 jenis layanan dalam satu rangkaian. Integrasi tersebut dirancang untuk mempermudah akses masyarakat sekaligus meningkatkan efisiensi pelayanan pemerintah.
Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, menegaskan bahwa Motabi Kambungu merupakan strategi untuk membangun tata kelola pemerintahan yang lebih efektif dan responsif. Menurutnya, pelayanan yang sebelumnya terpisah kini disatukan agar lebih cepat, hemat waktu, dan berdampak langsung bagi warga.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari unsur Forkopimda, instansi vertikal, pihak perusahaan, perbankan, organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, hingga Tim Penggerak PKK yang turut menyukseskan kegiatan tersebut.
Menjelang Hari Ulang Tahun ke-19 Gorontalo Utara, Bupati menekankan pentingnya semangat pembangunan dengan tema Bersinergi untuk Kemajuan. Ia menilai bahwa pembangunan daerah harus berjalan seiring dengan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah sendiri.
Berbagai program strategis turut diperkenalkan, di antaranya Gerakan 2 Kambing 10 Ayam (G2-10 Plus), Sekolah dan Puskesmas Surga Kasih Sayang (SKS), serta Gerakan Agro Mopomulo yang berkolaborasi dengan KK-ST tematik IAIN Sultan Amai Gorontalo.
Melalui sinergi lintas sektor ini, pemerintah berharap pembangunan tidak hanya menjadi agenda administratif, tetapi benar-benar hadir hingga ke tingkat desa, serta mendorong Gorontalo Utara menjadi daerah yang semakin maju dan berdaya saing.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Gorontalo Utara, pimpinan DPRD Provinsi Gorontalo, pimpinan DPRD Kabupaten Gorontalo Utara, unsur pemerintah desa, serta jajaran OPD terkait.

















