
TATIYE.ID (KABGOR) – Pemerintah Kabupaten Gorontalo mulai melibatkan pihak swasta dalam pengelolaan Menara Pakaya sebagai langkah mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah yang selama ini belum maksimal.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian antara Pemkab Gorontalo dan PT Cahaya Menara Utama di Kantor Bupati Gorontalo, Rabu (6/5/2026).
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menegaskan bahwa pengelolaan aset daerah perlu diarahkan agar memberikan nilai tambah, tidak hanya sekadar dijaga.
“Aset daerah tidak cukup hanya dijaga. Harus dikelola agar memberi nilai tambah, baik dari sisi pelayanan publik maupun ekonomi,” ujar Sofyan.
Ia menjelaskan, kerja sama ini akan berlangsung selama lima tahun dengan ruang lingkup pengelolaan dan rehabilitasi Menara Pakaya, termasuk penataan kawasan di sekitarnya.
Menurutnya, pembenahan tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya tarik kawasan sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.
Direktur Utama PT Cahaya Menara Utama, Yasin Yusuf, menyampaikan pihaknya akan melakukan perbaikan secara bertahap, mulai dari struktur menara hingga fasilitas penunjang.
“Perbaikan akan dilakukan secara bertahap, termasuk fasilitas utama seperti akses vertikal serta penataan area publik,” kata Yasin.
Selain itu, perusahaan juga merencanakan penambahan elemen visual di kawasan menara sebagai bagian dari penguatan daya tarik destinasi.
Pemkab Gorontalo menilai keterlibatan swasta menjadi salah satu langkah untuk mempercepat pengembangan kawasan, dengan tetap menjaga fungsi Menara Pakaya sebagai ruang publik.
Melalui kerja sama ini, Menara Pakaya diharapkan tidak hanya menjadi ikon daerah, tetapi juga berkembang sebagai aset produktif yang berkontribusi terhadap perekonomian lokal.














