Momentum Hari Ibu, Idah Syahidah Stop Kekerasan Terhadap Perempuan

Tatiye.id – Srikandi Golkar Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie yang kini duduk sebagai anggota Komisi VIII DPR RI terus mengkampanyekan 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan, Hal tersebut disuarakan pada peringatan hari Ibu ke-94 tahun 2022.

” Hari ibu adalah sebuah gerakan untuk memuliakan kaum perempuan, yang terlindungi dan terkasihi tidak hanya oleh perasaan, tapi juga perlindungan hukum” ujar Idah Syahidah.

Lebih Idah Syahidah yang dikenal sebagai sang pemberdaya tersebut mendorong kepada seluruh pihak untuk menggunakan hukum positif dalam memberikan perlindungan kepada kaum perempuan, khususnya seorang ibu.

” Tidak boleh dan tidak ada pengecualian adanya tindak kekerasan terhadap seorang perempuan, baik fisik maupun psikis” tegas Idah Syahidah dengan suara lantang yang diiringi tepuk tangan seluruh peserta yang terdiri dari utusan berbagai organisasi perempuan.

Aleg Golkar Dapil Provinsi Gorontalo tersebut juga mengatakan bahwa penghapusan kekerasan terhadap perempuan membutuhkan kerjasama dan sinergi dari berbagai komponen masyarakat untuk bergerak secara serentak.

” Kekerasan terhadap perempuan adalah pelanggaran HAM. Olehnya butuh beberapa strategi untuk membangun kesadaran semua pihak” ungkapnya.

Gerakan 16 hari tanpa kekerasan terhadap perempuan adalah gerakan untuk melindungi martabat dan kemuliaan seorang ibu.

” Kita adalah perempuan, Kita adalah ibu, Gelorakan 16 hari tanpa kekerasan perempuan, ciptakan ruang aman, kenali UU TPKS” ungkap Idah Syahidah.

Exit mobile version