
TATIYE.ID (DEPROV) – Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Thomas Mopili, menghadiri kegiatan peresmian operasionalisasi 510 SPPG Polri, groundbreaking pembangunan 107 SPPG Polri, serta peresmian 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri yang tersebar di 12 Polda. Kegiatan tersebut berlangsung di Mako Ditlantas Polda Gorontalo, Jumat (13/02/2026).
Agenda ini dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah dan diikuti langsung oleh Presiden Republik Indonesia secara daring. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri dalam memperkuat pelayanan publik sekaligus mendukung program strategis nasional di sektor ketahanan pangan.
Di Gorontalo, kegiatan turut dihadiri Wakil Gubernur Gorontalo, unsur Forkopimda Provinsi Gorontalo, para Pejabat Utama Polda Gorontalo, serta perwakilan Gizi Nasional. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan itu mencerminkan sinergi lintas lembaga dalam mendukung program strategis Polri.
Kehadiran Ketua DPRD Provinsi Gorontalo dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan legislatif daerah terhadap pelaksanaan program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan.
Thomas Mopili menyampaikan apresiasi atas langkah Polri yang menginisiasi operasionalisasi SPPG serta pembangunan gudang ketahanan pangan sebagai bagian dari kontribusi institusi dalam pembangunan nasional.
“Program ini menunjukkan komitmen Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berperan aktif dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Kami di DPRD Provinsi Gorontalo mendukung penuh langkah strategis ini demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Thomas.
Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan seluruh elemen masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga ketersediaan serta distribusi pangan agar tetap stabil dan merata.
Melalui peresmian operasional dan peletakan pembangunan tersebut, diharapkan kehadiran SPPG dan Gudang Ketahanan Pangan Polri dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat stabilitas dan kesejahteraan daerah, khususnya di Provinsi Gorontalo.


















