
TATIYE.ID (GORONTALO) – Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyebut persiapan pelaksanaan Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Kabupaten Gorontalo kini memasuki tahap akhir.
Hal itu disampaikan Gusnar usai meninjau sejumlah lokasi yang akan menjadi pusat kegiatan Penas XVII bersama unsur Forkopimda, panitia pusat, panitia daerah, serta KTNA di Limboto, Rabu (17/6/2026).
Menurut Gusnar, pekerjaan yang masih berlangsung saat ini lebih banyak difokuskan pada penyelesaian akhir dan perapihan di sejumlah titik kegiatan.
“Secara persentase kurang lebih sudah mencapai 90 sampai 95 persen, karena sekarang pengerjaannya tinggal finishing, perapihan,” kata Gusnar.
Ia mengatakan, lokasi utama yang telah ditinjau meliputi area pembukaan dan penutupan, kawasan gelar teknologi yang dilengkapi area pameran, hingga media center.
Berdasarkan hasil peninjauan tersebut, Gusnar memastikan Penas XVII siap dilaksanakan di Gorontalo.
“Tadi sudah melakukan pengecekan tempat-tempat yang akan menjadi pusat Penas XVII. Kami nyatakan bahwa Penas XVII di Limboto, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo siap dilaksanakan,” ujarnya.
Terkait kondisi cuaca menjelang pelaksanaan kegiatan, Gusnar mengatakan hingga saat ini belum ada rencana modifikasi cuaca. Namun pemerintah daerah terus melakukan langkah antisipasi.
Ia menambahkan, berdasarkan informasi yang diterimanya dari BMKG, cuaca di wilayah Limboto, Kota Gorontalo dan sekitarnya pada 19 hingga 20 Juni diperkirakan berawan pada pagi, siang, maupun malam hari.
Penas XVII dijadwalkan diawali dengan rembuk madya dan rembuk utama sebelum pembukaan yang akan berlangsung pada 20 Juni 2026. Selain pertemuan petani dan nelayan, kegiatan tersebut juga akan diramaikan dengan pameran, gelar teknologi, atraksi budaya dari berbagai daerah, serta kunjungan ke sejumlah objek wisata di Gorontalo.













