
TATIYE.ID (KABGOR) – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Gorontalo, Irwan Dai, akhirnya buka suara menanggapi kekecewaan Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Gorontalo, Ramsi Sondakh, terkait batalnya lanjutan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Bank SulutGo (BSG), Selasa (4/8/2026).
Irwan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh anggota gabungan komisi. Ia mengaku memahami kekecewaan yang muncul setelah RDP yang sebelumnya telah disepakati untuk dilanjutkan pada Selasa siang itu urung terlaksana.
“Saya mohon maaf. Memang kekecewaan itu juga mendasar. Rasa kecewa dari teman-teman gabungan komisi pada saat RDP dengan BSG,” ujar Irwan.
Ia menjelaskan, pada RDP sebelumnya seluruh anggota gabungan komisi telah mengambil keputusan bersama untuk melanjutkan pembahasan, termasuk mengagendakan rapat konsultasi dengan Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, terkait rencana perpindahan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Pemerintah Kabupaten Gorontalo dari BSG ke bank lain.
Menanggapi munculnya berbagai persepsi terkait batalnya RDP, Irwan menegaskan penundaan tersebut sama sekali bukan karena adanya kepentingan tertentu atau dugaan “main mata” dengan pihak BSG.
Menurutnya, agenda DPRD yang padat menjadi penyebab utama RDP tidak dapat dilaksanakan sesuai jadwal.
Ia menjelaskan, selain menghadiri Paripurna Panitia Khusus (Pansus) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), pada hari yang sama Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan OPD pengampu Pendapatan Asli Daerah (PAD) menggelar pembahasan rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 yang berlangsung sejak pagi hingga sore.
“RDP dengan BSG memang kita skorsing hingga Selasa pukul 13.00 Wita. Namun batal bukan karena unsur kesengajaan. Hari ini Banggar bersama TAPD dan pengampu PAD membahas KUA-PPAS 2027 sejak pagi sampai sore,” jelasnya.
Irwan memastikan pembahasan bersama BSG tetap menjadi perhatian Komisi III dan hanya mengalami penyesuaian jadwal.
“Ini hanya persoalan waktu. Kita tunda dan akan melihat kembali jadwal yang memungkinkan untuk melaksanakan RDP dengan BSG,” tegasnya.
Pernyataan Irwan tersebut merupakan respons atas kekecewaan Ramsi Sondakh yang sebelumnya mengingatkan agar tidak muncul persepsi di tengah masyarakat bahwa ada “macam-macam” di balik batalnya RDP bersama BSG.

















