
TATIYE.ID (GORUT) – angkah awal pengabdian di dunia pelayanan kesehatan resmi dimulai oleh para tenaga kontrak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Zainal Umar Sidiki. Momentum tersebut ditandai dengan apel perdana yang digelar manajemen Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD dr. Zainal Umar Sidiki pada Senin (2/2).
Apel yang berlangsung khidmat itu dipimpin langsung oleh Tim Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) RSUD dr. Zainal Umar Sidiki, Zainal Radjamuda. Dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya membangun budaya kerja yang profesional dan disiplin sejak hari pertama bertugas.
Menurut Zainal, kualitas pelayanan rumah sakit tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan fasilitas, tetapi juga oleh sikap serta kepatuhan sumber daya manusia terhadap standar kerja yang telah ditetapkan.
“Profesionalisme harus tercermin dalam hal-hal mendasar, seperti ketepatan waktu handover, kerapian seragam, hingga pelaksanaan tugas sesuai Standar Prosedur Operasional (SPO),” kata Zainal.
Ia menekankan bahwa SPO bukan sekadar formalitas administrasi, melainkan pedoman utama dalam menjamin mutu pelayanan dan keselamatan pasien. Kepatuhan terhadap prosedur tersebut, kata dia, merupakan bentuk tanggung jawab moral tenaga kesehatan kepada masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Zainal juga mengingatkan bahwa keselamatan pasien harus menjadi prioritas utama dalam setiap bentuk pelayanan, baik medis maupun nonmedis.
“Setiap tindakan harus dilakukan secara cermat dan penuh kehati-hatian. Keselamatan pasien adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tenaga medis,” tegasnya.
Selain itu, kerja sama tim juga menjadi perhatian dalam arahannya. Ia menilai pelayanan rumah sakit hanya dapat berjalan optimal apabila seluruh elemen mampu bekerja secara sinergis, menjaga komunikasi yang baik, serta saling menghargai peran masing-masing profesi.
“Tidak ada pelayanan yang berjalan sendiri. Rumah sakit adalah kerja tim,” ujarnya.(*)



















