TATIYE.ID (KABGOR) – Untuk menyeleksi siapa wakil yang akan dampingi Nelson di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) nanti, Partai Persatuan Pembangunan(PPP) sambangi beberapa tokoh
Sebelumnya sudah ada nama Amir Saputra Gani dan Tomy Ishak yang di datangi oleh tim dari Partai berlambangkan Kaabah tersebut dan mendapatkan respon yang fositif
Jumat (19/6) tim dari PPP sambangi kediaman Ketua Dewan Pimpinan Daerah II (DPD-II) partai Golkar Hendra Hemeto.
Adapun yang hadir dalam pertemuan itu, Alex Maga, Hendra Hemeto, Iskandar Mangopa, Yunus Dunggio, Yusuf Pasune, Candra Hinta, Rajak Kanon dan lainnya.
Di temui usai pertemuan itu, Hendra Hemeto menyampaikan, pada intinya apa yang telah menjadi ketentuan dari tim yang datang itu akan di ikutinya.
“Pada intinya kami partai Golkar menghargai apa yang dilakukan PPP saat ini, karena itu bagian dari mekanisme yang harus mereka lakukan” ujar Hendra saat di wawancarai awak media.
Menurutnya sejak awal pihaknya meyakini bahwa akan berkoalisi dengan partai berlambangkan Kabah itu.
” Kami sudah memiliki keyakinan jika koalisi besar ini akan bersama-sama di Pilkada Kabupaten Gorontalo, ” tegas Hendra yang akrab disapa Dadang itu.
Selanjutnya, Hendra mengungkapkan jika selama ini tidak ada persyaratan-persyaratan khusus yang di sepakati oleh Golkar sendiri maupun PPP.
” Saya rasa tidak ada, karena selama ini semua berjalan sesuai aturan yang ada, tidak ada misalnya harus menyediakan ini dan itu, yang saat ini kita lakukan adalah memenuhi syarat dari masing-masing partai ,” ungkapnya.
Lebih lanjut politisi muda dari partai berlambangkan beringin ini menjelaskan, saat ini dirinya sudah memegang surat tugas sebagai calon dari partai Golkar.
” Allhamdulilah, di Golkar sudah keluar surat tugas yakni 1 nama untuk menjadi calon, dan saat ini kami memposisikan sebagai wakil kami melakukan lagi komunikasi dengan PPP, sekarang sudah masuk tahap penjaringan dari 7 nama yang ada akan lahir 3 nama yang akan diusulkan ke DPP partai PPP, nanti akan ditentukan siapa yang mendampingi Prof. Nelson Pomalingo,” jelas Dadang.*


















