
TATIYE.ID (GORONTALO) – Kegaduhan di ranah pemberitaan media terkait sikap Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Gorontalo, terhadap kinerja Pemerintahan Gusnar Ismail – Idah Syahidah, rupanya membuat beberapa kader Golkar menyampaikan keberatan. Salah satunya kepada media ini (tatiye.id).
Usai melaksanakan Sholat Jumat di Masjid Munzalan Mubarakan Gorontalo, salah satu pengurus DPD Partai Golkar, Opan Kidamu, mendatangi langsung pimpinan tatiye.id, Irfan Mahmud, untuk menyampaikan komplain terhadap berita yang dimuat tatiye.id.
“Beritanya terlalu bombastis dan menggunakan bahasa yang vulgar. Makanya, berita tersebut menyebabkan kegaduhan di ruang publik. Apalagi, wartawan yang bikin berita tidak melakukan wawancara langsung dengan Pak Ghalib (Ketua Fraksi Golkar DPRD Provinsi Gorontalo), hanya mengutip media lain,” ungkap Opan kepada pimpinan tatiye.id, saat silaturahmi di teras Masjid Munzalan usai sholat Jum’at berjamaah.
Opan menambahkan, pihaknya menyampaikan keberatan tersebut, tujuannya agar kegaduhan ini bisa dinetralisir dan polemiknya tidak bias kemana-mana.
“Saya fikir, di level pemerintahan, fraksi partai Golkar meski merupakan partai pengusung Pemerintahan Gusnar – Idah, tetap bersikap konstruktif dan kritis terhadap kinerja Pemprov. Cuma kan bisa saja di ranah politik, sikap kritis seperti itu sering diartikan kontra. Padahal kan normal seperti itu,” tambah Opan.
Sementara itu, selaku pimpinan tatiye.id, Irfan menyampaikan permohonan maaf kepada Partai Golkar, jika redaksi pemberitaan medianya dinilai menyalahi etika dan terkesan mengadu-domba antara Partai Golkar dan Pemprov Gorontalo.
“Terima kasih sudah mengoreksi langsung kepada kami,” tutur Irfan. (***)

















