
POHUWATO – Mahesha Lugiana, CSR Manager Tambang Emas Pani, menyampaikan dukungan perusahaan atas kegiatan pelestarian Tumbilotaho Ramadan 1447 H oleh inisiatif forum karyawan lokal (Fokal) wujud komitmen perusahaan bentuk menyemarakkan tradisi lokal, sekaligus membangun keharmonisan.
“Kami meyakini bahwa keberadaan perusahaan harus berjalan seiring dengan nilai-nilai lokal yang hidup di tengah masyarakat,” Kata Mahesa.
“Dukungan terhadap Festival Tumbilotohe ini tidak hanya menjadi bentuk pelestarian budaya, tetapi juga memperkuat keterlibatan masyarakat dan rasa memiliki terhadap program-program perusahaan. Ke depan, kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sebagai bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan,” imbuhnya.
Kolaborasi berbagai pemangku kepentingan, Pemerintah Daerah, Takmirul Masjid Agung Baiturrahim dan Lembaga Adat Kabupaten Pohuwato telah memastikan kegiatan berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.
Festival Tumbilotaho Pohuwato yang semarak diharapkan menumbuhkan nilai-nilai kearifan lokal Gorontalo, menjaga dan diwariskan kepada generasi mendatang, serta semakin memperkuat harmoni antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat di Pohuwato.
Ketua pelaksana kegiatan, Dwiki Nihe, menjelaskan bahwa festival ini merupakan inisiatif FOKAL untuk menjadi jembatan penghubung antara perusahaan dan kebudayaan setempat.
“Tujuan utama kami adalah melestarikan budaya Gorontalo sekaligus menyosialisasikan kehadiran perusahaan kepada masyarakat luas di Pohuwato,” ujarnya.
Arman Mohamad, wakili pemerintah daerah, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada perusahaan. Sebuah komitmen besar perusahaan yang terjaga.
“Kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada FOKAL dan manajemen PGM. Kami sangat bangga, di tengah kesibukan industri pertambangan yang berat, karyawan tetap mampu berkontribusi dalam melestarikan nilai budaya bernuansa Islam dan menebar kebaikan. Ini merupakan wujud sinergi yang luar biasa,” ungkapnya.
Sebagai infromasi bahwa panitia festival mengumumkan pemenang, satu-satunya warga Ismawati Madu, kategori lomba Video Reels.














