
TATIYE.ID (GORUT) – Dugaan penyimpangan proyek pembangunan dan rehabilitasi Ruang Kelas Baru (RKB) tahun 2021 di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Gorontalo Utara makin terang.
Hingga dengan kemarin, sesuai pengakuan Hais Adam selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dalam proyek tersebut, dirinya dan beberapa rekan lainnya telah di mintai keterangan terkait persoalan ini.
Saat di wawancarai oleh beberapa awak media, Ia mengatakan bahwa sudah dimintai keterangan oleh penyidik. Pemeriksaan ini dilakukan untuk menelisik dugaan adanya penyimpangan proyek RKB tersebut.
“Kemarin saya juga telah dipanggil oleh pihak APH untuk di mintai keterangan terkait seputaran RKB di tahun 2021,” ucap Hais, (29/4/2026).
Selanjutnya iya juga mengaku bahwa, pemeriksaan tersebut tidak hanya meliputi seputaran proyek RKB saja, namun sudah secara keseluruhan.
“Katanya hanya RKB, tapi secara keseluruhan mereka periksa juga. Sekarang mereka sudah turun lapangan, namun belum diketahui persis hasilnya seperti apa,” ujarnya.
Lebih lanjut dirinya juga menjelaskan, saat ini pihaknya masi menunggu hasil pemeriksaan keseluruhan dari pihak APH, baik itu pemeriksaan terhadap saksi maupun hasil pemeriksaan lapangan.
“Ini merupakan program DAK kalau saya tidak salah, jadi secara keseluruhan totalnya berapa, itu belum saya ketahui lebih jelas. Namun saat ini mereka telah memeriksa dan mengunjungi bangunan – bangunan yang masuk di program tahun 2021 kemarin.
Sebelumnya pihak media telah berupaya menghubungi dan mendatangi Kepala Dinas Pendidikan untuk di mintai keterangan. Namun sesuai informasi yang disampaikan oleh stafnya, yang bersangkutan masi sedang memimpin rapat.(*)














