TATIYE.ID (GORONTALO) – Suryono Nour namanya, Pewagai Negeri Sipil (PNS)
dilungkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo itu tak menyangka bahwa
dirinya akan mendapatkan Umroh gratis dari Gubernur Gorontalo Rusli Habibie
saat kenaikan pangkatnya.
Pria 49 tahun itu dinaikkan pangkatnya dari golongan Ib menjadi Ic untuk
periode April 2020. Ia satu-satunya pegawai pangkat rendah yang dipromosi hari
itu. Gubernur Rusli yang kaget meminta Suryono berdiri untuk diwawancarai.
“Masih ada golongan I di pemprov? Bapak mau umroh? Karo Humas tolong daftarkan
dia untuk umroh,†ungkap Rusli disambut tepuk tangan semua peserta yang hadir.
Lebih lanjut Rusli menyebut, sosok Suryono harus menjadi contoh bagi semua
pegawai. Kebahagian tidak diukur dari pangkat dan gaji. Buktinya Suryono tetap
eksis meski dengan gaji yang “hanya†Rp2,6 juta ditambah TKD Rp2,5 juta setiap
bulannya.
“Coba mana golongan IV di sini? Berapa gaji dan TKD kalian? 10 juta ada kan?
Ini harus jadi contoh bahwa hidup itu tidak harus kaya, intinya bahagia. Jangan
lupa juga keluarkan zakat,†imbuh Rusli.
sementara itu, Suryono mengaku terharu dan bahagia. Dirinya tak menyangka pada
pemberian SK Kenaikan pangkat yang bertempat di Bele Li Mbui pada Kamis
(5/3/2020) menjadi berkah tersendiri bagi dirinya dan keluarganya.
tak lupa Suryono mengucapkan rasa syukurnya karena telah diberi Hadiah Umroh
gratis. “saya berterimakasih kepada Bapak Gubernur, saya tidak menyangka akan
menerima hadiah ini,†ucap Suryono.
Suryono pun mulai berkisah saat dirinya masih menjadi tenaga Honorer di Dinas
Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) yang saat itu di Kabupaten Gorontalo dan
terangkat pada 2008 di Instansi yang sama.
“Saya memulai karier dari sopir pak. Alhamdulillah setelah lima tahun jadi
honorer saya terangkat tahun 2008. Sekarang karena DLHK sudah disatukan di
provinsi saya bisa bekerja di DLHK provinsi,†jelasnya.
Saat ini Suryono sedang mengikuti program paket C agar bisa mengantongi ijazah
SMA. Ia berharap bisa mengikuti tawaran ujian dinas dari Gubernur. Modal itu
yang nantinya akan digunakan untuk bisa naik pangkat menjadi golongan IIa. (*)















